nhk

Jelang MotoGP Qatar 2017: Hanya Karena Gaya Ngerem, Iannone Ngak Bisa Cepet

iannone, suzuki, tes qatar

ManiakMotor – Kasihan Andrea Iannone. Sempat menunjukkan harapan ketika tes di Jerez (November tahun lalu), justru di tiga tes musim dingin, penampilan mantan pembalap Ducati dengan Suzuki GSX-RR jeblok. Catatan waktunya tidak konstan bahkan dua hari terakhir di Qatar berada di peringkat ke-12. Katanya, ia masih beradaptasi dengan karakter Suzuki.

Soal kecepatan tidak dipermasalahkan oleh The Maniac. Tinggal sekarang,katanya, gayanya yang doyan ngerem belum bisa menyatu sama mesin. “Jadi, masuk ke sudut tikungan sambil ngerem. Beda sama Maverick, ia mengerem saat motor masih di jalur lurus baru kemudian meletakkan motor dengan sangat cepat,” urai Iannone.

Di samping soal rem, ia juga mengalami kesulitan ketika motor menggunakan ban baru. Itu diderita setelah malam kedua sampai sangat sulit mengembangkan kecepatan. Lebih menjengkelkan lagi, ia tak mampu memaksimalkan potensi ban kompon lunak. “Dengan ban lunak, di sektor 1, 2, dan 3 waktuku sangat, sangat cepat dan dekat sama Valentino. Tapi, di sektor 4 justru kehilangan 5/10 detik dan dengan ban baru sangat mudah kehilangan depan, sedang mottor sangat baik grip belakang,” keluh Iannone.

Tadinya, pembalap 27 tahun itu tak mau berbicara hal seperti ini. Namun ia tak ingin dibilang payah dan membandingkan sama Vinales yang bisa memaksimalkan potensi GSX-RR tahun lalu. Gaya Vinales pun sudah dicoba, tapi dalam prakteknya suka kehilangan daya cengkeram depan.

Dengan gaya yang beda (sama Vinales), “Saya punya kecepatan tinggi di tikungan. Kadang-kadang lebih dari Vinales saat naik Suzuki. Saya memakai rem di sudut, sedang Vinales di lurus,” tegas Iannone. Untuk saat ini, ia mengaku khawatir tapi tidak akan mengubah gayanya secara radikal dan mencari metode sendiri sambil balapan nanti. Rezki

BAGIKAN