nhk

Jelang MotoGP Qatar 2017: Umur Rossi Kembali Diungkit Pasca Tes Losail, Hasil Kurang

46 Rossi tes Qatar 2017-a

ManiakMotor – Wajar semua analis mempertanyakan kelangsungan Valentino Rossi di MotoGP. Umur yang tak bisa dibohongi mulai diungkit-ungkit. Tahun ini usia Rossi sudah 38 tahun. Usia yang sudah lewat produktif seorang atlet. Lantas dikaitkan dengan dua hasil tes Australia dan Qatar.

Di Australia dari akumulasi Rossi hanya ke-12. Saat itu pun tanpa melakukan simulasi yang menjadi ukuran waktu rata-rata waktu tempuh dalam balapan. Namanya juga simulasi. Janji Rossi saat itu, akan memperbaikinya di Qatar. Terutama sasis yang ada hubungan dengan distribusi bobot yang sampai hari pertama di Qatar masih dikeluhkan.

Di hari kedua tes Qatar, janji Rossi ini naga-naganya akan terwujud. Dia kedua tercepat di bawah rekan baru setim, Maverick Vinales. Rossi mencetak 1:54.732 pada hari kedua itu. “Set-up motor tetap sama dengan hari kedua. Tapi feeling melarikan motor saya tidak temukan di hari ketiga,” kata Rossi usai tes hari ketiga.

Tidak konsistennya Rossi itu terdeteksi dari catatan waktu hari ketiga tes Qatar. Dari 10 pembalap yang mampu mencetak 1:54, terbaiknya Rossi hanya 1:55.185 dan membuatnya ke-11. Dia tertinggal 0.855 detik dari Vinales yang sama-sama pakai M1 Kw1. Untung ada tabungan 1:54 hari kedua dan membuatnya ke-6 dari akumulasi tes Qatar. Lebih baik dari Australia.

Hanya sekali cetak 1:54 selama tes Qatar dan ditambah Rossi tidak melakukan simulasi di Qatar, hummm, makin banyak suara sumbang soal umur. Simulasi bukannya nggak coba, dilihat dari catatan waktu di sesi terakhir hari ketiga, Rossi telah melakukannya. Dimulai dari lap 34 dari 54 lap, namun ada lap-lap yang nggak bersih. Catatan rata-rata di akhir sesi pun 1;56. Bandingkan dengan Vinales yang rata-rata 1:55 ketika simulasi. Jangankan Vinales, Jorge Lorenzo dengan Ducati bisa rata 1:55 saat simulasi. Dan catatan 1:55 itu juga sebagai time konstan saat race tahun lalu di Losail.

Ingat, balapan dan tes selalu beda. Rossi punya modal banyak, ya angka umurnya yang banyak itu modalnya. Pengalaman setumpuk untuk mengelola balapan. “Apa pun, saya akan balapan selama dua musim ke depan. Itu sesuai kesepakatan kontrak dengan Yamaha. Setelah itu baru dilihat ulang, apa yang terjadi?” kata Rossi pada crash menampik soal usia.

Memang harus dilihat di balap sebenarnya. Atmosfernya jauh dari uji coba yang balapnya dewek-dewek. Tes hanya strategi The Doctor, agar jadi berita dan melemahkan pertahanan lawan. Namanya juga banyak pengalaman, strategi apa saja boleh dong dipasang.  Makanya tunggu yang sebenarnya yang seri pertama dimulai 26 Maret 2017 di Qatar. Miolo

BACA JUGA

Hasil Tes MotoGP Qatar 10 – 12 Maret 2017

BAGIKAN