nhk

Jelang MotoGP Tes Qatar 2017: Terungkap Sudah Rossi ‘Pelan’ Di Tes Australia

46 rossi tes australia 2017-1a

ManiakMotor – Tulisan ini bukan mematahkan cerita awal yang ini, tapi juga cerita lain dari Massimo Meregalli. Katanya dia kaget pada peningkatan M1 2017 dan sakses besar di tes Australia. Padahal sasis adalah komponen M1 yang masih meragukan, masih ditimbang-timbang menggunakan yang mana? Namun tercepat di Philip Island.

Meregalli si bos yang punya otoritas di tim Yamaha Movistar MotoGP, tentu omongannya tertuju pada Maverick Vinales. Walau si Om nggak terang-terangan menunjuk dari Vinales hasil kakap didapat di tes Australia, “Para insinyur Yamaha berhasil mengembangkan mesin, elektronik, dan daya tahan. Dari semua ini tinggal sasis yang perlu ditajamkan pada test berikutnya. Jadi jangan dilihat M1 2017 itu sama dengan versi 2016,” kata Meregalli yang mengaku terobosan besar bisa dibikin tahun ini dibanding tahun lalu.

Tadi,  Meregalli nggak cerita itu semua jasa Vinales, akan tetapi para sdm racing Yamaha. Mungkin Meregalli nggak enak pada Rossi kalee. Sebab di saat sama, justru M1 The Doctor dan se-Rossi-Rossi-nya terpuruk di Philip Island. Rossi hanya ke-12 dari akumulasi tiga hari test.

Ternyata menurut Meregalli seperti dikutip dari crash, bahwa Rossi terlalu sibuk di Philip Island. “Tim terlalu banyak meminta Valentino mengetes berbagai variasi set-up. Fokusnya pada setingan degradasi ban. Ada sedikit perbaikan, tapi mungkin sebagian besar tidak sesuai harapan,” kata Meregalli.

Nah itu dia. Saking banyaknya yang disetel, “Valentino pada akhirnya kelelahan. Dia (Rossi) mengatakan, tidak ingin melanjutkan simulasi balapan. Di saat sama Rossi sudah berhenti untuk mendapatkan waktu terbaik. Karena mengaku lelah,” jelas Meregalli menirukan cerita Rossi. ”

Bukan berarti gagal soal umur seperti tulisan sebelumnya. Bisa jadi strategi Rossi juga kan. Siapa yang tahu? Miolo