nhk

Jelang MotoGP Thailand 2018: Kesempatan Terakhir Hancurkan Marquez

ManiakMotor – Ingin menghancurkan ambisi Marc Marquez menjadi juara dunia 2018?
Memang tak mudah menghadang MM93 yang saat ini unggul 72 poin atas Andrea Dovizioso dan 87 poin atas Valentino Rossi dengan sisa pertempuran 5 ronde.

MM hanya butuh sekali lagi kerja keras di GP Thailand agar bisa memastikan gelar di GP Jepang sekaligus kandang Honda pada 21 Oktober mendatang. Bukan rahasia lagi kalau Honda pun ingin melakukan selebrasi juara dunia di Motegi, sirkuit milik mereka sendiri seperti sebelumnya.

Jika di Motegi keunggulan poin MM sudah 75 atau amannya 76 maka itulah saatnya ia meraih juara 2018, trofi MotoGP ke-5. “Kalau ditanya ke saya, tetap bermain seperti biasanya. Menyerang dan menyerang,” sebut Marquez yang artinya tetap mengincar podium dan kalau berhasil di Motegi bisa memastikan juaranya.

Hanya satu cara mencegah hal itu terjadi, yakni membantai MM di Sirkuit Buriram pada 7 Oktober ini. Kalau Rossi terlalu jauh maka kesempatan terakhir berada di tangan Dovi. Ia harus bisa memangkas defisit poin di Thailand. Jika sukses maka kerja keras Marquez akan berlanjut ke Motegi.

Jika sebaliknya maka bersiaplah para penggemar MM melakukan selebrasi di Motegi. Marquez hanya butuh tambahan poin tanpa harus ngotot menjadi juara. “Di situ masalahnya. Marquez harus nggak muncul di sirkuit, haha,” canda Dovi.

Partai penentuan di Buriram ini menambah daya tarik karena baru kali ini dipakai kompetisi MotoGP. Plus minus RCV ataupun Desmosedici baru akan terbaca usai FP dan QTT. Februari silam memang ada tes resmi di Buriram dengan hasil MM tercepat keempat dan Dovi ke-7. Saat itu tiga teratas dihuni Dani Pedrosa, Johan Zarco dan Cal Cruthclow.

Jelas data 8 bulan lalu tak bisa jadi patokan karena sudah begitu banyak perubahan.
Menyimak seri sebelumnya di Aragon maka sangat terbuka kesempatan Dovi menggempur MM sekaligus memperpanjang tensi pertarungan hingga Motegi. Dan, trek lurus Buriram yang 1 km itu pastinya akan jadi pusat perhatian. Jadi, keliru kalau menyebut MotoGP tak punya greget lagi. Yuk tunggu saja lanjutan duel Dovi vs MM. Kesempatan terakhir lho dalam perburuan gelar. Bone

BAGIKAN