nhk

Jelang MotoGP Thailand 2018: Yamaha Butuh Mekanik Dari ‘Luar’

ManiakMotor – Tentu saja bukan mekanik dari luar bumi yang dibutuhkan Yamaha saat ini. Intinya harus ada kepintarannya wajib setara alien. Kendati hal itu telah dilakukan dengan ahli elektronik Michele Gadda dari  WSBK. Gadda masih lingkungan sendiri yang menangani tim Yamaha di superbike. Tapi itu belum membawa hasil di Aragon kemarin.

Yamaha memang dalam momen kelabu dalam seluruh sejarahnya. Kemenangan itu  sangat susah didapat setelah di GP Assen lewat Valentino Rossi pada 2017. “Kelemahan utama M1 dari elektronik. Perangkat ini tidak cukup mengeluarkan tenaga mesin. Andai pun berhasil malah mengarah pada konsumsi ban yang tidak normal. Termasuk dipengaruhi suhu,” papar jurnalis ngetop Spanyol, Manuel Pecino.

Pecino menganalis lebih lanjut, Yamaha harus waspada, bahwa Rossi saat ini berbda dengan dia pertama kali datang ke Yamaha 2004. Saat itu dia masih sangat muda. “Sekarang dia (Rossi) dalam fase terakhir di masa karirnya. Sangat mustahil dapat membangun proyek masa depan. Harus belajar dari sejarah teknik yang pasti ada di buku-buku sejarah Yamaha,” tambah Pecino.

Pecino menyimpulkan, Yamaha harus membuat revolusi. Harus mencari mekanik brilian dari departemen racing, “Untuk saat ini dari lingkungan Yamaha sendiri sulit menemukan seperti Furusawa di eranya. Solusinya ada di luar Yamaha,” tutupnya.

Membajak yang sudah jadi, maksudnya. MM

BAGIKAN