nhk

Jelang MotoGP Valencia 2017: Drama Marquez Dan Dovizioso, Tetap Tegang

93 - 04 Jlng Valencia 2017

ManiakMotor – Memang Marc Marquez di atas kertas finish ke-11 saja, juara sudah di tangannya, itu pun Andrea Dovizioso harus juara. Kalau ke-15 dengan nilai 1, Marquez akan kalah walau dapat poiny sama. Dovi lebih unggul prestasi alias banyak juaranya dibanding Marquez. Hal itu berat sekali buat Dovizioso yang ketinggalan 21 poin.

Tapi, nggak ada yang ada mustahil di lomba apa pun. Jalannya balap sendiri nggak ada yang bisa memastikan sepasti-pastinya. Yang ada hanya analisa A sampai Z. Berarti tetap tegang, walau tensinya andai hanya beda 3 angka, misalnya. “Saya suka akan karakter Valencia,” sebut Marquez. “Saya tetap yakin, apa pun bisa terjadi,” timpa Dovi yang tentu saja berharap keajaiban Marquez nggak finish bisa jatuh, motor mogok atau nggak nongol di sirkuit, hahaha…

Kan disebut tadi, sangat sulit buat Dovi yang selisih nyaris satu event. Marquez sendiri selama ini tak pernah terkalahkan bila tampil di sirkuit anti-clockwise alias berlawanan arah jarum jam. Artinya itu, dia piawan menikung kiri. Karena sirkuit berlawanan jarum jam, kebanyak tikungannya ke kiri. Seperti Valencia ini yang 9 ke kiri dan 5 ke kanan.

Tegang juga buat Marquez yang dilarang melakukan kesalahan fatal, ya jatuh. Selagia dia sampai finish dengan penguasaan sirkuit, mudah buat Marquez sekadar ke-11.  Sama tegang dengan Dovi yang masih berharap dari kesalahan lawan, namun dia sendiri kudu juara.

Andai Marquez nggak finish dan Dovi di luar dari juara 1, juara MotoGP 2017 tetap ke Marquez. Jadi lebih tegang mana? Ah tetap tegang yang namanya balapan. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN