nhk

Jelang MotoGP Valencia 2019: Analisa Top Speed Vs Jago Nikung, Bikin Kalah Rossi Dari Dovi

ManiakMotor – John Hopkins adalah pembalap Amerika yang pernah bermain di kelas utama yang sekarang disebut MotoGP. Baru lalu dia menganalisa soal top speed dan motor unggul ditikungan. Fokusnya pada Valentino Rossi yang M1 mantap menikung tapi akhirnya kalah dari Andrea Dovizioso yang punya ajian top speed di sirkuit Sepang, Malaysia.

Saran Hopkins pada Yamaha untuk mengubah cara pandang mereka pada top speed. Lawan berat macam Honda saja telah fokus ke ararah itu. Sehingga tak telak-telak amat dari Ducati yang memang basis karakternya punya  keunggulan di trek lurus, “Maka sedih melihat Valentino (Rossi) di Malaysia. Harusnya dia bisa podiuum. Sayangnya, sangat menyebalkan  bertarung dengan motor seperti Ducati yang dipakai Dovizioso,” papar Hopkins yang pernah memperkuat tim satelit Yamaha Red Bull berpasangan dengan Gerry McCoy pada 2003 di GP500.

Menurut Hopkins di akhir lomba Rossi tertinggal selisih 3,5 detik dari Dovizioso, karena frustrasi nggak bisa mengejar. Juga sudah mengorbankan fisik dan ban. Sebab, menurutnya Rossi tidak berlari pada racing line yang biasa dia dipakai untuk mencapau time terbaik. Beda dengan Maverick Vinales yang sudah kabur duluan. Kalau sudah sendirian katanya, bisa mengatur racing line sesuai kemampuan motor dan kebiasaan pembalapnya.

“Ketika motor kekurangan power di trek lurus, pembalap harus ambil risiko. Harus mempertaruhkan segalanya. Ingat persis ketika saya naik Suzuki, bagaimana ketika harus bertarung melawan Ducati. Kadang dalam situasi begitu, harus ambil risiko manuver paling berbahaya di area yang sulit menganggu lawan dari jalur ideal sehingga dia tidak bisa atur powernya menuju trek lurus,” tambah Hopkins yang sempat memperkuat Suzuki bersama Kenny Robert Jr.

Dari sini muncul masalah dihadapi Rossi di Malaysia ketika terjebak di belakang Dovizioso yang punya keunggulan trek lurus dan nggak kalah-kalah amat di tikungan, “Saat begitu Valentino  tidak dapat membalap pada racing line yang biasa dia gunakan. Pada akhirnya Valentino  menghancurkan bannya sendiri,” pungkas Hopkins yang saat ini berumur 36 tahun.

Wah masih lebih muda dari Rossi, ya. Miolo

BACA JUGA

MotoGP: Valentino Rossi Untuk 2020 Cari Bakat Baru Moto3, Indonesia Ada Yang Mau?

Jelang MotoGP Valencia 2019: Rossi Beri Kode Pada Yamaha, Quartararo Dibidik Semua Merek

Jelang MotoGP Valencia 2019: Lorenzo, Honda Fokus Top Speed, Tikungan Marquez Sanggup

Andi ‘Gilang’ Gantikan Dimas Ekky Di Moto2 2020

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353