nhk

Jelang Pertamina Drag Bike Senayan 2013, Bukan Kejurnas Tapi Ditunggu, KTM250SX Turun

 

ManiakMotor – Musim duren telah tiba, eh salah. Ya sama dengan drag bike terakbar di tanah air ini. Itu dia Pertamina Enduro Drag Bike (PEDB) yang bukan kejurnas tapi menjadi barometernya drag bike tanah air, ditunggu macam duren. Lho macam IndoPrix dong, bukan kejurnas tapi diikuti manca negera? “Bukan status yang kami cari, tapi kualitas dan kemasan profesional,” buka Randy Abirawa, pemilik Abirawa DMC GM yang menjagokan Eko Chodox turun di FFA event PEDB dengan KTM 250SX. Katanya sih mau mempertajam rekor, paling tidak milik PEDB yang 6.971 detik atas nama Eko Chodox di Senayan. Apalagi Chodx pembalap Abirawa sendiri saat ini.

Salis Bergas Habib, manager ICE 55 GM Racing Team atau tangan kanan  Bima Aditya juga sudah lama menunggu acara belah duren di PEDB. Makanya dia akan membawa Suzuki Satria FU yang memecahkan duren, eh, rekor sebentar. Maklum, di Banjarnera barusan dia cetak rekor tapi segera dibalas special engine Suzuki RM250 milik Dimas Ekky Pretama yang dipacu Imam Ceper.

Keduanya akan saling membuktikan yang terbaik di campuran 4-Tak s/d 250 cc. “Dwi Batank dan Ricko Bochel yang akan geber, juga ada satu joki lain. Motor telah re-fresh oleh Bima untuk seri pertama di Senayan ini. Inilah event pembuktian motor yang cepat, karena semua tim saya rasa siap di event ini. Kan eventnya melebihi kejurnas, bro,” ujar Bergas pada seri pertama PEDB yang akan di gelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta pada 23-24 Maret 2013 itu.

Hendra Kecil dan Jhon Pellz dipastikan akan memperebutkan buah yang berduri tapi nikmat tersebut. Keduanya akan betoti New Jupiter Z Pele dari tim Pells Racing. Ini motor setelah dua kali ujicoba di event Jateng, belum menyamai catatan FU. Makanya berat magnet direvisi kembali. “Magnet asli Jupiter  700 gram, itu masih kurang. Mesin cepat teriak, saat ini pakai  650 gram dan lebih enaki,” kata Arief Sigit Wibowo alias Pele.

Lho, nggak terbalik tuh? Justru magnet yang berat membuat motor lambat mencapai puncak. Itu sih kalau nggak salah, logikanya kian berat bobot magnet yang membebani kruk-as, putaran awal juga lambat dan terus ringan seiring putaran mesin? Artinya mesin tidak mudah kehabisan nafas (teriak).

Dari daratan priangan juga tak mau ketinggalan dengan wangi duren yang legit. Kalau legit, itu rasa bukan wangi. Ya pokoknya getu deh, tepatnya dari Bandung.  Mio injeksinya pula yang akan dibawa Anker Sport Hariot Keyspeed IRC Lupromax AHRS GM SSR. Juga mereka menantang KTM250SX Abirawa dengan motor yang sama juga. “Balap itu indentik dengan riset, injeksi ini yang  lagi proses,” kata Rio Teguh Pribadi atau pemilik tim tersebut yang mengandalkan Adi S Tuyul dan Ricko Bochel.

Di kelas-kelas matik, tim spesialis seperti TSS Adnoc dan Vincent Racing Gallery juga sedang menyiapkan amunisinya, “setting beberapa mesin dari Thailand,” ujar Tomo dan Vincent berbarengan namun dari markas berbeda. Pun dengan Bowo Samsonet dan kawan-kawan dari tim MC Racing TDC yang akan menurunkan motor-motor 2-tak-nya. “tapi saja juga akan bawa motor 4-tak loh, Suzuki Shogun punya tim SHRT di kelas bebek 200,” sambar Bowo pada Shogun yang tidak kalah cepat dengan Jupiter Z Pele.  

Hayo siapa yang dapat durian runtuh kejurnas? Eh, bukan kejurnas ini… Adit

BERITA TERKAIT:

Jelang Pertamina Drag Bike 2013 Senayan, Trek Lurus Terakbar, Hariot Turunkan Injeksi

Dragbike Senayan FFA, Chodox Pecahkan Rekor Jadi 6,971 Detik

Drag Bike Sentul, Chodox Berlari 6,940 Detik…!

Drag Bike Wates, New Jupiter Z Pele, Pertajam Waktu..!


BAGIKAN