nhk

Jelang Race MotoGP Aragon 2018: Macam Mana Yamaha? Rossi Frustrasi..!

M1 Valentino Rossi

ManiakMotor – Kalau dilihat sejak FP3, kepercayaan diri para penunggang Yamaha M1 sudah rontok. Mereka sudah nggak percaya akan kinerja motor mereka untuk bisa tampil lebih baik. Entah dari dua pembalap pabrik Movistar Yamaha MotoGP plus pembalap satelitnya Johann Zarco. Semuanya nggak lolos langsung ke Q2 sejak dari FP3 ini.

Di Q1 untuk kesempatan masuk ke Q2 agar grid lebih baik saat race pada Minggu 23 September 2018 di sirkuit Aragon, Spanyol, hanya Maverick Vinales yang lolos. Itu pun di Q2 posisi Vinales ke-11. Yang meringis Valentino Rossi ndak bisa berbuat banyak dan akhirnya ke-8 di Q1 sama dengan di urut ke bawah saat start ke-18.

Rossi terlihat sudah tak percaya akan diri sendiri dan motornya. Saat penggantian ban segar kedua Q2, sebenarnya Rossi berlama-lama duduk di motornya untuk  menunggu Vinales. Vinales untuk jadi tebengan racing line dan angin. Sayang, Vinales kelamaan keluar dari pit, entah Vinales sengaja atau tidak, nggak tahu?

“Sayangnya, saya menunggu terlalu lama, sehingga tak cukup waktu untuk dapat kecepatan maju ke-Q2. Juga kecepatan motor tak cukup untuk itu,” ucap The Doctor. Ya lama menunggu Vinales lewat untuk diikutinya. Tanda Rossi sendiri sudah tak percaya dia mampu lebih cepat lagi untuk ke Q2, bila berlari sendirian tanpa panduan Vinales.

Apa pun itu, sejak sesi latihan bebas, kecepatan M1 Rossi dan Vinales tak pernah di bawah 1’48. Bandingkan dengan lawan-lawannya yang sudah berlari 1’47 koma kecil dan saat kualifikasi mereka perkecil jadi 1’46. Satu-satunya yang mampu bikin 1’47 adalah Vinales di Q1 dan Q2, tapi koma besar, padahal lawan sudah 1’46. “Persoalannya tetap sama, walau kami telah melakukan semua variasi set-up yang kami mampu,” papar Rossi sangat frustrasi yang artinya soal elektronik kambuhan dan grip kompon yang lincin.

Menurut Vinales, kecepatannya saat event ini sangat jauh berbeda dengan yang mereka lakukan saat test di tempat sama beberapa minggu lalu. “Ketika test saya merasa cukup hebat. Tetapi di akhir pekan balapan, mustahil untuk memiliki konsistensi yang sama seperti test. Tidak mungkin dipaksakan lagi,” omong Vinales yang matanya berkaca-kaca bicara dan makin berkaca ketika belakangan posisi Vinales dimundurkan tiga posisi karena dianggap melambat dan menghalangi Bradley Smith (KTM) saat Q2 .

Massimo Meregalli, Direktur Tim MotoGP Yamaha, juga mengakui, bawah yang mereka  temukan tiga minggu lalu selama tes, sama sekali tidak berfungsi, “Padahal kondisi trek  bahkan lebih baik daripada  test. Ada satu area kami kesulitan sekali yang ditambah persoalan ban,” papar Meregalli.

Lha, gimana nih? Tanggung jawabmu pak! Miolo

BACA JUGA

Jelang Race MotoGP Aragon 2018: Tangguhnya Ducati Lorenzo dan Dovizioso, Sejarah Lagi!

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Hasil MotoGP Aragon 21 – 23 September 2018 Moto2 Dan Moto3

 

 

BAGIKAN