nhk

Jelang Race MotoGP Austria 2017: Ubah Gaya Nikung, Cara Marquez Mengakali Ducati

93 marquez Austria 2017

ManiakMotor – Selain kencang, Marc Marquez juga cerdik. Kombinasi pengembangan RC213V dan kecerdikan itu membuatnya raih pole GP Austria dan Minggu (13/8) ini boleh berharap menang. Itu kalau konsisten kecepatannya, nggak maksa seperti Q2.

Sadar tak bisa melawan power Ducati di 4 trek lurus Sirkuit Red Bull Ring, MM sukses menjadikan 10 tikungan sirkuit itu menjadi keuntungan. Caranya dengan mengubah riding style-nya saat berada di dalam tikungan ( corner entry). Tetap ‘bergelantungan’ namun dengan posisi yang sedikit berbeda.

Itu bikin stabilitas motor semakin antep dan langsung ngefek pada membaiknya akselerasi saat keluar belokan. Lap time-nya sangat positif dari sana. Dia dengan segera mendorong setang (menegakan) motor, agar ban sudah menapak lebih lebar, bukan tertumpu pada bibir ban. Kalau diamati sih seperti gaya pembalap bebek, haha…

“Lain dengan tahun lalu, saya mengendarai motor dengan cara sangat berbeda. Bangga dengan hasilnya. Akselerasi sama sekali tak masalah di sini. Gaya balap balap diubah untuk beradaptasi dengan kecepatan rata-rata,” ucap MM yang sejak awal musim banyak mengeluh soal minimnya akselerasi RCV spek 2017.

Cal Crutchlow yang sesama penggeber RCV pun kagum dengan ‘elmu’ baru MM untuk maksimalkan akselerasi. “Minggu ini ia rajanya soal akselerasi. Perubahan gaya balapnya istimewa. Normalnya, gaya belok seperti itu milik Dani (Pedrosa) dan sukses ia modifikasi,“ tutur Cal.

Meski hebat sejak FP3 sampai Q2, MM bilang tak akan ada artinya jika jeblok saat raceday dengan situasi balap dan tantangan sesungguhnya. Banyak hal tak terduga bisa terjadi. “Sering saya katakan, yang paling penting balapannya karena di situlah poin dihitung. Ada peluang jadi juara, tapi jika akhirnya finish podium saja sudah bagus,” kata MM sembari memprediksi Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales sebagai pesaing meraih P1.

Valentino Rossi nggak masuk ancaman ya? Bone

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

 

BAGIKAN