nhk

Jelang Race MotoGP Silverstone 2018: Lorenzo Pole, Nyalahin Drainase Sirkuit

ManiakMotor – Menghadapi race di Silverstone, Inggris pada Ahad 26 Agustus 2018, harusnya Jorge Lorenzo gembira, sebab dia pole position. Tapi pembalap Ducati ini lebih banyak ngomel soal sirkuit ketimbang strategi balapan nanti.

Kata dia pengaspalan ulang Silverstone mengabaikan safety, terutama drainase atau saluran air lintasan. “Kamu lihat saja, ada hujan deras tiba-tiba yang nggak terlalu lama durasinya, tapi genangan muncul di mana-mana. Seperti lautan. Genangannya juga awet, karena drainase sirkuit yang buruk,” papar Lorenzo yang tercepat Q2 atau kualifikasi ketika kondisi basah.

Dengan genangan yang banyak, katanya aquaplaning terhadap ban tidak berfungsi. Profile atau kembang ban yang tidak sanggup lagi membuang air ke sisi ban dan berakibat ban mengapung. Itu yang disebut aquaplaning. Kalau sudah mengapung sudah nggak ada yang namanya grip.

Lorenzo berhak ngomel, karena dia salah satu pembalap yang hampir terlibat jatuh bersama di R7 ketika FP4. Lorenzo berhasil masuk ke gravel sebelum datangnya Tito Rabat yang jatuh di lokasi sama. Rabat berakhir ditabrak Franco Morbidelli yang membuat paha Rabat patah.

Intinya menurut Lorenzo, pengaspalan ulang Silverstone malah melupakan saluran air. Bisa jadi ada beberapa pembuangan yang tersumbat. “Pokoknya ini berbahaya, bisa Minggu basah dan hujan terus turun, kecelakaan akan gampang terjadi,” dukung Andrea Dovizioso, rekan setim Lorenzo yang juga  tak bicara strategi balapan.

Karena ini, balapan di Silverstone diubah jadwalnya yang bisa dibaca di sini. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Jelang Race MotoGP Silverstone 2018: Rossi Saat Basah Malah Lebih Bagus

Hasil MotoGP Silverstone 24 – 26 Agustus 2018 Moto2 dan Moto3

 

BAGIKAN