nhk

Jelang Ronde 1 IRS Sentul 2018: Penting Untuk Tim Prof Indonesia

ManiakMotor – IRS atau Indospeed Race Series telah terbentuk untuk balap prof. Pembalap yang terdaftar dan mendaftarkan diri sudah bagian dari prof juga. Mereka menyebar pada tim-tim yang prof. Di dalamnya tunner prof papan atas Indonesia yang menangani motor sport 150 cc dan 250 cc.

Ohlins Indonesia-1 Eddy S
Eddy Saputra

IRS tahun ini akan memulai seri perdananya pada Sabtu-Minggu (17-18 Maret 2018).  Format kelas sesuai aturan dong (lihat brosur). “Kecuali ada kelas ‘titipan’ yang memang sponsor utama. Itu pun jenjangnya menuju profesional. Seperti kelas FDR yang harus menggunakan ban FDR. Atau Honda Dream Cup. Tetap menu utamanya pada kejurnas sport 150 dan sport 250 cc,” cerita Stevi Gunardi dari IndoSpeed.

Eddy Saputra, pemerhati balap motor Indonesia, mengakui IRS itu semata wayang buat yang prof. Maksudnya, satu-satunya jenjang kelas sport yang bermutu saat ini untuk nasional. Jenjang pembalap Indonesia mau lebih tinggi lagi.

“Kalau bukan di IRS, di mana lagi tim-tim papan atas pabrikan bertemu? Maka jangan hanya persertanya saja yang semangat! Promotor IRS juga harus diberi ‘semangat’, entah apa pun caranya. Jangan hanya menuntut panitia, tapi subangsinya apa?” timpal Eddy yang punya produsen Ohlins Indonesia yang mengaku terlibat jadi sponsor tahun lalu karena ceritanya tersebut.

IRS dalam pelaksanaannya sampai tahun ke-6 sudah membentuk levelnya sendiri. Tingkat peserta yang profesional ukuran Indonesia loh. Contoh nih, dua pabrikan besar menjadikan event ini ‘penting’. Penting untuk promo motor mereka, penting untuk pembibitan jenjang pembalap muda mereka dan penting-penting lainnya. Sangat penting, memang!

Marilah untuk saling penting, eh maksudnya saling tunjang. “Anggap saja nggak ada IRS, tim-tim juga nggak bisa apa-apa. Apa mau ikutan fun race, hehe,” tambah Eddy yang bukan terpaksa pasang tenda Ohlins di IRS, tapi memang harus tunjang agar bisnisnya juga jalan.

Getuuu… bro. Tuh yang punya bisnis besar, tunjang dong. MM