nhk

Jelang Seri-1 MotoPrix Banten, Road Race Tradisional

 

 

ManiakMotor –  MotoPrix (MP) adalah balapan yang mendekati rakyat pehobi balap motor. Peluangnya dihelat sampai kota pinggiran tetap terbuka. Ya, dekat-dekatlah dengan istilah balap motor yang tradisional dengan bumbu kejurnas region. Memang sih panitia dan pembalapnya nggak perlu pake baju adat bro, apalagi balapannya diselesaikan secara adat. Ya tetap pembalap pakai wearpack dan aturannya disahkan PP IMI.   

Sama dengan minggu ini atau 9 – 10 Maret 2013 di sirkuit dadakan  Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, MP seri pertama region Jawa mendekati masyarakat Serang. Maniak  balap motor di sana boleh datang langsung menonton pembalap  pulau Jawa pada semua kelas. Termasuk pembalap lokal dari pemula sampai seeded tidak dilarang  mendaftar, asal ada KIS. Entalah sekelas MP masih ada KIS kwitansi atau tidak?

Dyan Dilato sebagai penasehat teknik di PP IMI punya pandangan lain soal MP. Katanya, MP satu-satunya balap bebek yang masih punya status kejurnas.  “Walau kejurnas MP hanya sebatas regional. MP  berbeda dengan IndoPrix (IP), IP sejak awal memang dibentuk balapan profesional seperti model MotoGP,” sebut Dyan. Ooo berarti bila ada status kejurnas, itu amatir? Kalee aja getu.  

Melihat ruang lingkupnya, regional ya regional. Bila disebut kejurnas akan melibatkan semua komponen balap motor di seluruh Indonesia. Makanya, “Bila ada yang mau bikin  final region seperti grasstrack, silakan. Sebab, telah dua kali pernah dibikin dan dicampur dengan IP, tak ada juara-juara region yang muncul,” alasan Dyan.

Nikung lagi ke MP yang sampai ke kampung. MP awalnya dibikin untuk memudahkan semua daerah merasakan aura kejurnas. Kan sebelumnya atau sejak 1995 – 1998 versi kejurnasnya kelilig Indonesia. Bahkan pernah ke Irian yang sekarang Papua. Model ini tidak semua wilayah bisa merasakan namanya kejurnas. “Makanya dibikin region sesuai pembagian wilayah,” jelas Bambang Gunardi dari Biro Olahraga Motor PP IMI yang mempepulerkan region pada 1999.

Nah, supaya animo penonton tetap terpelihara terutama region Jawa, MP tidak hanya di satu tempat pada provinsi yang disinggahi. Banten misalnya, sejak berubah jadi provinsi langganan diadakan di Stadion Maulana Yusuf. Bisa jadi, penonton di sekitaran bosan karena telah mengerti arti MP. Sebab, telah enam kali MP dibikin di tempat itu. Terhitung  tempat ini hanya sekali gagal karena Baten dikenai penalty akibat lalai bikin seri MP. “Lebih bagus daerahnya berganti-ganti, agar balap motor makin dikenal luas,” jelas Irwan Ardiansyah, pemerhati balap motor Indonesia yang diumurnya hampir 40 masih aktif di  road race.

Maksudnya bila tahun ini wilayah Serang yang kenal MP, tahun depan diperkenalkan pada penonton Tiga Raksa yang di Tangerang yang tetap Banten. Saat ini hanya sekitaran Serang yang bisa membedakan kualitas pembalap klub event dan MP. Kira-kira begitu dan seterusnya. Namanya juga balap merakyat, wajib mendakti rakyatnya. Jangan seperti pejabat setelah terpilih malah asyik-asyik di balik gedung yang mewah nan sejuk. Asyik… Miolo  

BERITA TERKAIT:

Jelang MotoPrix Region Jawa Di Serang, Seragam Baru

MotoPrix 2013, Sepintas Tentang Regional

MotoPrix Region 2, Sampai Seri Berapa, Masbro..?

 

  

BAGIKAN