nhk

Jelang TDR Drag Bike, Tiket Gratis Thailand, Matik vs Matik

ManiakMotor – Hanya TDR YSS Comet Drag Bike Championship 2012 (TYCDBC)  balap trek lurus yang punya jenjang internasional. Jejang yang sudah sangat biasa di road race, sebenarnya. Namun jadi bergengsi di drag bike. Pememang di serial TYCDBC boleh jalan-jalan dan berlomba ke negara lain. Di sana akan berhadapan dengan teknik dan aturan yang berbeda soal balap trek lurus. Itu namanya menambah jam terbang, brosist. Lebih tepatnya pengalaman.

Untuk itu, Sabtu besok (15/12) para joki akan terfokus di Senayan, Jakarta Pusat dalam seri penutup TYCDBC. Event ini disebut Road To Grand Final In Thailand, “Menggiurkan memang, semua pemenang matik akan ke Thailand,” ungkap Hendra Kecil, joki yang terkenal piawai menaklukan FU Kontroversi. Kali ini doski  membalap untuk  Tomo Speed Shop TSS).

Hendra pernah memenangi TYCDBC dan tahun lalu ikut berlaga di Thailand. Waktu itu, dia masih ‘gemetar’, demam panggung. Peluangnya tahun ini juga terbuka kembali ke sana. “Makanya aturan lomba di TYCDBC lebih ketat, terutama aturan teknik motor dan balapnya. Timbangan bobot saja, harus akurat. Ini untuk membiasakan joki Indonesia terbiasa, agar tidak kagok di Thailand,” jelas Benny Rahmawan dari Mitra 2000 yang punya gawean TYCDBC. Gak papap kagok juga, toh sudah jalan-jalan melihat negeri orang.

Selain Hendra, ada nama Yogi Keycot dan Toni Cupank yang berpeluang berangkat ke Negeri Pagoda. Hebatnya, juga berkendara matik drag milik TSS, “Sejak seri satu poin mereka bagus,” singkat Utomo pemilik dari TSS yang belum memutuskan akan bawa motor yang mana jika pembalapnya diberangkatkan ke Thailand semua.

Spesialis bermain matik macam Vincent Racing Galery (VRG) akan turun di Senayan yang balapannya di gelar malam Minggu,  “Matik memang mainan saya, pasti lah turun,” dungng Vincent sang pemilik VRG yang belakangan lebih senang main di Lampung. Hehehe, nggak ada musuh ya di sana?

Tapi hati-hati dengan  Mio milik tim Anker Sport Hariot’s Feat Key Speed. Tim ini sudah terbukti berhasil membawa hadiah mobil di Pertamina Drag Bike, “Besok juga saya yang bawa Mio itu,” wanti Ricko Leonardy alias Ricko Bochel pada para pengebut matik yang coba-coba menantangnya. Hehehe, itu supaya panas aja bro.

Menarik juga pertarungan bergengsi antara Satria FU Kontroversi, FU Solo dan Jupiter Z Pelle. Ketiganya selama ini hanya heboh di Jawa. Kali ini, akan adu gengsi di Jakarta dan terutama di  Bebek Tune-Up s/d 200 cc. “Semoga saya hadir,” kabar Dwi Batank dari markasnya di Semarang.

Sedang Satria FU Sapuan pada Campuran 4 tak s/d 250 cc yang dihuni motor-motor batangan dan termasuk special engine, mengaku terima tantangan. Meski di kelas ini pemenangnya tidak akan dibawa ke Thailand, tetap saja ini pertaruhan nama. “Kami akan turun tim penuh,” jawab Randy pemilik tim Abirawa DMC Racing yang siap menjegal FU Sapuan.

Balap malam tapi panas nih. Ada yang mau pinggiran? Adit

BERITA TERKAIT:

TDR Dragbike Lamongan, Hitungan Poin Tim

TDR NHK Dragbike Lamongan, Event Demokratis..!

Drag Bike Semarang, FU Di-KO Jupiter Z Pele..!

Jawa Tengah Gudang Joki Drag Bike. Ilmu Koreknya Terbuka!


BAGIKAN