nhk

Jelang Tes MotoGP Australia: RC213V Marquez Krisis Tenaga Rpm Bawahnya

93 Marquez test Sepang 2017-1

ManiakMotor – Tumben saja Marc Marquez di test Sepang lalu baru hari terakhir bisa berada di barisan depan. Itu bukan kebiasaan Marquez dengan Hondanya yang nggak mau kalah sejengkal pun dengan siapa saja. Apalagi ada anak baru di Yamaha yang jadi musuh bebuyutan merek yang ditungganginya.

Karena itu media di Eropa menyebut HRC krisis terhadap mesin untuk 2017. Mereka lagi gamang akan peraliahan screamer ke big bang. Ternyata juga big bang hanya bagus di putaran atasnya saat di test Sepang tersebut. “Sepertinya reaksi rpm berbeda dengan putaran gas. Mesin yang baru malah lebih halus, walau time rpmnya kurang lebih sama. Di trek lurus mungkin lebih cepat, tapi belum sesuai harapan,” keluh Marquez pada mesin big bang tersebut.

Persoalannya, waktu sudah mepet. Tinggal ada tes Oztrali dan Qatar. Usai dari Qatar, HRC harus buru-buru merakit 35 mesin untuk lima pembalap mereka. Disebut buru-buru lantaran usai test Qatar dan menghadapi seri perdana di tempat sama, mesin kudu disegel. Kalau sudah disegel, nggak ada lagi revisi-revisi segala. Bungkus langsung pakai.

Sebenarnya Honda punya masalah yang sama pada tahun lalu. Akan tetapi tersamarkan oleh juaranya Marquez yang lebih beruntung. Dia bisa menghimpun point. “Juara tahun lalu, tapi kami memiliki beberapa masalah sepanjang tahun. Juara tapi bukan yang tercepat di banyak balapan. Kami tahu di mana masalahnya, tetapi memperbaiki itu tidak mudah. Dan akan coba dikembangkan lagi di test Philip Island,” tambah Marquez pada MCN.

Jadim tes di Australia pada 16 – 17 Februari 2017 nanti, Marquez masih akan berkutat dengan akselerasi mesin big bangnya. Bila sejak hari pertama dia sudah nggak mau kalah, berarti ada kemajuan. Bila perjalanannya seperti di test Sepang, bararti memang krisis mesin. Tapi bukan krisis juara buat Marquez loh. Ito

BAGIKAN