nhk

Jelang Test Pramusim MotoGP Jerez, Ketahuan Fokus Yamaha Pada Mesin, Sasis?

ManiakMotor – Terendus dari gelagat Yamaha. Di test pramusim pertama di Valencia pada 20-21 November 2018, dua pembalapnya hanya menguji dua mesin. Mesin baru berlainan tipikalnya dari 2017-2018 yang mereka sebut evolusi! “Kami sama sekali belum sentuh sasis. Fokus kami pada mesin,” beber Massimo Meregalli, Direktur Movistar Yamaha MotoGP.

Dari sini ketahuan, biang kerok selama ini ada pada mesin. Fakta yang disentuh pertama ketika test pramsum tersebut, ya engine. Lalu Maverick Vinales langsung memuji setinggi langit. Katanya, harusnya begini M1 2018. “Motor sangat nurut masuk tikungan. Keluarnya pun langsung bisa disentak, tanpa harus mengatur putaran mesin dan kadang repot meratakan putarannya,” papar Vinales.

Perjalanan serial 2018 lalu, Valentino Rossi mencurigai elektronik. Bahwa alat itu kurang tepat mengelola akselerasi. Roda banyak spin dan mudah merusak ban, licin pula. Maka sering muncul usai lomba perbedaan ban. Milik lawan lebih utuh dan milik Yamaha M1 lebih koyak. Padahal menggunakan ban lebih keras atau sama.

Dengan mesin yang jadi sasaran testing, otomatis penyakitnya di situ. Mesin diklaim memiliki dorongan lembut saat masuk tikungan. Maka pembalapnya bisa menuntun motor terkendali dengan kecepatan yang diinginkan. Mereka nggak kerepotan menghentikan dengan pengereman, “Karena mesin ini memiliki engine brake yang baik,” timpal Valentino Rossi.

Tapi agak berbeda memang pendapat Vinales dan Rossi. Rossi terdengar biasa-biasa saja menyambut mesin 2019 ini. Sedang Vinales dari omongannya terpencar kegembiraan dan harapan ke depan lebih cerah. Maklumlah, saat dua hari testing dia yang tercepat. Kalau di depan memang bebas bicara.

Yamaha mencetak dua mesin yang berbeda. Keduanya sudah dites di Valencia dan akan dilanjutkan ke test Jerez, “Sebenarnya dua mesin berlainan, tapi karakternya masih terasa sama. Dan masih ada kelemahan pada penggunaan ban bekas. Yang ini akan ditajamkan di tes Jerez,” pungkas Rossi.

Dari semua pembicaraan tersebut, kedua pembalap dan bosnya nggak sebut-sebut sasis, kapan dicoba? MM