nhk

Jelang WSSP300 Qatar : Galang Gak Betah Dengan Regulasi WSSP300, Maunya WSSP600

Galang Hendra

ManiakMotor – Kalau ditanya pada Galang Hendra Pratama memilih WSSP 600. Di kelas ini regulasinya sudah jalan dengan baik. Merek motor yang turun punya kapasitas sama, 600 cc. Berbeda dengan yang diikutinya sekarang, namanya WSSP300 tapi diikuti mesin yang 390 cc seperti KTM, 400 cc ada Ninja dan 500 cc diisi CBR. Dia sendiri murni pakai 300 cc alias Yamaha R3.

“Bayangkan, di tikungan saya harus lebih cepat dari lawan. Karena yang naik mesin kapasitas di atasnya sangat mudah mendahului keluar tikungan dan trek lurus. Memang ada aturan pengurangan putaran mesin pada kapasitas lebih tinggi, tapi nggak banyak ngaruh,” kata Galang Hendra yang diutus Yamaha Indonesia ikut WorldSuper Sport 300.

Aksi Galang di Prancis

Galang bercerita  saat menghadiri jumpa pers Yamaha Indonesia di Yamaha Flaghip Shop, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada 10 Oktober 2019 dalam rangka pengumuman M Faerozi mendampinginya di WSSP300 Qatar. Galang cerita sekaligus meluruskan target-targetnya tahun ini tidak tercapai. Beda dengan pertama kali kelas ini dibuka tiga tahun lalu yang semua motor 300 cc, kans Galang sangat besar.

“Motor yang lebih besar kapasitasnya sangat diuntungkan pada akselerasi dengan torsi bawaan motor yang memang besar. Otomatis begitu mereka dibatasi limiter rpm-nya, diakali pada gir, lantaran torsi bawaan tadi. Top speed mereka sangat tinggi. Pokoknya saya hanya bisa menyaingi mereka di tikungan-tikungan,” tambah Galang mengaskan minatnya ke WSSP600.

WSSP300 sejak diadakan tiga tahun lalu, sudah bebrapa perombakan regulasi, tetap setiap balapan yang jagoan mereka yang membawa kapasitas besar. Dicontohkan oleh Galang saat QTT dia bisa pole position, karena menggunakan racing line yang bulat-bulat. Itu demi mempertahankan putaran mesin nggak kalah dengan kapasitas lebih besar.

“Tapi cara di QTT sulit dipakai saat race, karena harus mempertahankan posisi. Kalau masih memainkan racing line bulat-bulat, pasti dimasukin mulu,” tambah Galang yang seri WSSP300 di Prancis baru lalu berada di grid kedua, tapi saat balapan finish ke-5.

Galang saat ini di WSSP300 memimpin klasemen Superpole Tissot. Untuk urusan kualifikasi dia yang terbaik dari 36 peserta tetap. Galang emiliki poin 53 sama dengan Manuel Gonzales yang juga memiliki 53 point. “Saya akan berusaha yang terbaik untuk merebut klasemen, WSSP300 2019 tinggal 1 seri di Qatar. Tapi sekali lagi, kalau ditanya ke saya, inginnya sih ke Super Sport 600 tahun depan,” tutup Galang yang di Qatar akan satu tim dengan M Faerozi di tim Semakin Di Depan Biblion Motoxracing. Raider

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353