nhk

Jenjang Yamaha Asia Dari Apiwat Juara ARRC 2016, Ikut CEV Repsol 2017 Lewat VR46 Academy

24 Apiwat ARRC 2016

ManiakMotor – Persoalan pembibitan Yamaha di dunia selama ini salurannya. Macam mana tidak, Yamaha selalu berhalangan nggak punya motor di Moto3, apalagi di Moto2. Motor-motor semacamnya pun nggak ada yang dilombakan di bawah dua kelas di atas. Ya misalnya seperti Red Bull KTM Rookie atau saat ini di Asia ada ATC yang di Jepang sudah duluan dengan nama GP3. Malah sekarang ada lagi ATC Eropa.

Sepertinya itu dijembatani oleh Yamaha lewat kerjasama mereka di VR46 Riders Academy dengan proyek VR46 Master Camp. Sekarang mereka membuat tim sendiri yang bernama VR46 Master Camp Tteam untuk ikut FIM CEV International Championship di kelas Moto3. “Berita besar untuk penyaluran bakat-bakat Yamaha dari seluruh dunia. Ini juga hasil kerjasama antara Yamaha dan VR46 Academy dalam VR46 Master Camp,” sebut Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing yang sejak awal bekerja bareng dengan Valentino Rossi dalam penjenjangan dari Asia ini.

Dan boleh berterima kasih pada ARRC yang telah membuka kelas Asia Production (AP) 250 cc. Kelas ini diikuti semua merek – kecuali Suzuki – dari Jepang. Bahkan Yamaha Jepang, Thailand dan Indonesia ikutan di sana. Makanya yang terpilih juara ARRC 2016 dari Yamaha Thailand, Apiwat Wongthananon. ARRC juga membuka penjejangan dari Asia sehingga bibit macam Apiwat tersalurkan lewat Yamaha. Dan lebih penting lagi terpantau di dunia.

Artinya lagi, buat pembalap Yamaha di Indonesia berarti punya peluang yang sama. Apiwat ini satu angkatan dengan Galang Hendra dan Imanuel Pratna dari Yamaha Racing Indonesia yang sempat terpilih VR46 Academy ke VR46 Master Camp. Malahan Apiwat baru sekali, sedang Galang dan Imanuel sudah dua kali.

Yang jadi pertanyaan, apakah menganggu buat Yamaha, terutama di Indonesia, bila yang terpilih di Moto3 CEV Repsol menggunakan merek berbeda. Macam Apiwat ini dipastikan akan memakai KTM seperti yang digunakan tim Valentino Rossi di Moto3 dunia di tim SKY VR46. Ah paling asyik Yamaha bikin juga motor Moto3, hehe.

Lha iyalah, Ducati saja sudah ancang-ancang bikin kok, kenapa Yamaha nggak. Toh motor-motor yang dijual di Indonesia, motor-motor kecil macam Moto3 itu. “Selanjutnya Apiwat akan pindah ke Tavullia, dia hidup bersama kami dan berlatih bersama murid VR46 Acedemy. Itu wajib agar Apiwat bisa mengikuti hidup menjadi pembalap professional,” timpal Alessio Salucci yang membidangi VR46 Rider Academy sekaligus mewakili Valentino Rossi berbicara.

Ssst… satu lagi saluran buat Yamaha dari dalam negeri ke dunia, mulai 2017 akan ada Word Sport 300 cc yang jadi supporting race WSBK. Nah, sudah pasti Yamaha punya motor di sana dengan R3-nya. Miolo

BAGIKAN