Jepang Memang Rungkad Mesin Apalagi pada MotoGP 2024, Tapi Kalau Soal Pembalapnya Sih Masih Tertolong, Kenapa Gitu?

Maniakmotor.com — Pabrikan Jepang baik Honda maupun Yamaha emang sedang bobrok-bobroknya di permesinan duniawi ajang balap global, terutama MotoGP. Namun, ternyata masih ada secerca harapan karena omong-omong soal pembalapnya, Jepang gak loyo-loyo amat. Entah itu di Asian Talent Club, Moto3, sampai Moto2. Kenapa bisa gitu yak bro?

Yap, bisa dibilang, bintang-bintang baru dari Negara Sakura tersebut mulai tumbuh dan berkembang dari kelas-kelas kecil terlebih dahulu. Seperti Maniak Motor lansir dari Speedweek.com (Kamis, 14 Februari 2024). Kekalahan Jepang oleh duo pabrikannya itu memang terus menyelimuti belakangan ini di kelas premier. Akan tetapi, komitmen mereka untuk tetap bertahan dan terus “mengembangkan” menjadikan mereka sendiri terus dilibatkan bahkan termasuk “utama” di ajang balap global.

Dimulai dari Taiyo Furusato (Honda) yang berhasil podium di Moto3 2023. Bersamaan juga dengan Tatsuki Suzuki (Husqvarna KTM) yang membungkus posisi ke-7. Keduanya berada di garda terdepan trek selama start Moto3 musim itu.

Pun, ada Ai Ogara (Honda) yang memiliki performa cukup gaspol di Moto3 2022 sampai-sampai menerima tawaran dari tim LCR Honda untuk doi debut ke kelas MotoGP. Ya meski sayangnya doi menolak dan harus kehilangan kesempatan emas itu sampai grand prix musim ini.

Satu-satunya pembalap Jepang di kelas premier saat ini, Takaaki Nakagami, pembalap tim Honda LCR yang telah debut sejak tahun 2018 dan setia dengan Honda selama hampir 11 tahun. Memang, sampai saat ini pun doi tidak pernah menapakkan kaki di podium. Sebaik-baiknya adalah performa Nakagami di tahun 2020, alias seri Covid, dirinya menempati posisi ke-10 kala itu. 

 

Anyway, tetap saja bisa dibanggakan kalau mengingat Nakagami sebagai orang Jepang satu-satunya di antara dominasi pembalap kulit putih lain pada kelas tersebut. Atau malah, bisa juga dianggap kontradiksi kalau inget doi sendiri sering dijuluki “pembalap pelengkap”, alias Honda masukkin doi sebagai perwakilan aja, “oh ini ada orang jepang lho!…setidaknya”.

Terkini alias masih anget, di seri balapan pertama Asian Talent Club sebagai bagian dari pembuka grand prix di Qatar kemarin, ada dua orang Jepang naik podium; Zen Mitari dan Riichi Takahira. 

Balik seperti di awal, musim akhir-akhir ini di skena balap dunia, Jepang memang belum menikmati masa emas. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Bisa aja nih ges ya, bermula dari para pembalap di kelas-kelas kecil ini, mereka akan pelan-pelan bersaing dan berkembang lebih maju. Sebab siapa juga yang gak bosen kalo semua serba eropa punya. Kita tunggu saja kembalinya masa emas itu ya bro. 

-Diva-