nhk

Jumpa Pers MotoGP Amerika 2017: Marquez Dan Vinales Saling Buka Strategi, Diamati Rossi

MotoGP Amerika 2017

ManiakMotor – Seperti biasa, setiap pembalap yang diajak jumpa pers pasti bicara peluang. Macam temu wartawan wajib dalam rangka ronde 2 MotoGP di GP Amerika. Acara ini berlangsung Kamis 20 April 2017 sore di Texas. Yang hadir adalah Maverick Vinales (Yamaha Movistar), Valentino Rossi (Yamaha Movistar), Marc Marquez (Repsol Honda Team), Cal Crutchlow (Honda LCR), Johann Zarco (Tech 3) dan Alvaro Bautista). Dari semua ada tiga pembalap yang perlu didengar omongannya. Kamu tahu sendiri siapa trio maut tersebut?

Dimulai dari Vinales yang sudah memberi psywar yang mengaku sangat kuat di Austin, kendati belum pernah juara di sana. Maklum sebelumnya belum menggunakan Yamaha M1, bro. “Selain pas dengan gaya saya bermotor, Austin banyak area akselerasi yang menjadi keuntungan M1 saat ini. Harus jaga ritme dan ban untuk melihat si juara empat kali berturut di Austin,” sebut Vinales sembari melirik ke kanan pada sosok yang dimaksud.

Maksud Vinales si Marquez yang duduk di sebelah kanannya, namun dibatasi Rossi. Sejak Austin disinggahi MotoGP, MM tak pernah bisa dikalahkan di situ. Itulah target Vinales agar dia pun bisa menyamai sejarah yang termuda bisa menang tiga kali berurutan yang pernah dilakukan nama-nama besar, salah satu di deretan itu Marquez dan Rossi.

Marquez pun langsung menangkis, walau omongannya tidak secara langsung menantang Vinales. Mungkin nggak mau perang lebih awal. Marquez walau di klasemen ke-8, diajak ke jumpa pers karena juara dunia tahun lalu dan jawara Austin. “Dua seri lalu belum pernah podium. Motor di dua seri itu nggak dapat penyetelan dasar. Set-up dasar ini harus yang harus diperbaiki,” tangkis Marquez yang pandangan matanya lurus ke pada wartawan di ruangan tersebut yang seolah belum siap. Bisa saja dia pura-pura nggak siap!

Rossi yang duduk di tengah Vinales dan Marquez pun senyum penuh arti. Katanya, Austin sirkuit yang sangat spesifik. Sangat teknikal pada 20 tikungannya. “Setiap sudutnya berbeda karakternya. Ini butuh fisik, motor prima dan ban. Tahun lalu sebenarnya sudah sangat oke, tapi bikin kesalahan dan jatuh,” sebut Rossi yang bicara secara umum saja dan sebelumnya mengamati cerita Vinales dan Marquez.

Artinya ketiganya punya strategi masing-masing terhadap Austin. Sama dengan yang dilontarkan Crutchlow, Zarco dan Bautista dengan strategi dewek-dewek. Miolo