nhk

Jumpa Pers MotoGP Silverstone 2017: Sirkuit Cepat (Lagi), Marquez-Dovi Tak Gentar, Peluang Vinales

GP Inggris 2017 Jumpa Pers

 

ManiakMotor – Cepatnya Silverstone berbeda dengan Austria, walau sama-sama disebut sirkuit cepat. Speed rata-rata di Silverstone 176 km/jam dengan top speed di trek lurusnya 332 km/jam lewat Ducati. Kalau di Austria speed rata-ratanya 186 km/jam. Sebab hambatannya sedikit, tikungannya cuma 10. Kalau di Inggris ada 18 tikungan dengan pajang 5.9 km. Di Silverstone kencang sembari kerja keras untuk menikung. Di situ bedanya.

Spek sirkuit inilah yang dibicarakan yang ikut jumpa pers wajib untuk menghadapi GP Inggris pada 27 Agustus dan latihan bebasnya sudah dimulai Jumat ini. “Silverstone termasuk balapan yang masuk agenda saya yang sulit. Ini sirkuit cepat yang  menuntut fisik. Tahun lalu  sudah dekat podium. Tahun ini wajib kerja keras membangun set-up motor yang dasarnya sudah disimulasi dari tes Misano,” sebut Marc Marquez yang diberi kesempatan pertama bicara, dia juga menjagokan Maverick Vinales yang tahun lalu juara di situ dengan Suzuki.

Marquez salah satu yang hadir di temu wartawan di antara Andrea Dovizioso (Tim Ducati), Maverick Viñales (Movistar Yamaha MotoGP), Dani Pedrosa (Tim Repsol Honda), Cal Crutchlow (LCR Honda), Scott Redding (Pramac Racing Octo) dan Tom Lüthi (CarXpert Interwetten) dari Moto2.

Silverstone tantangannya lebih tinggi. Motor dipaksa nikung terus dengan putaran mesin yang tinggi pula. Termasuk Ducati yang jagoan lurus-lurus aja jarang menang di situ. Entalah tahun ini? “Silverstone sirkuit yang sangat panjang. Garis putihnya banyak dan rada keriting lintasannya. Tapi, setiap sirkuit akan selalu punya cerita berbeda,” sebut Andrea Dovizioso yang berlaga di Silverstone hanya sekali podium ketiga 2015. Tapi kan itu yang lalu, Ducati beda tahun ini yang lebih mau pada semua sirkuit.

Buat Viñales yang juara bertahan tahun lalu di Inggris, hari pertama menjadi penentuan arah setingan motornya. Itu diucapkan mengingat kendala sejak paruh musim berjalan. Dia memang punya kenangan juara. “Tapi itu hanya kenangan. Lebih penting  mendorong 100% sejak latihan bebas dan terutama FP2. Dari sesi ini nanti ke arah mana set-up akan dikembangkan bersama ban,” timpal Vinales yang bilang tes Misano sudah menjadi pemanasan buat dirinya dan motornya.

Harusnya usai Vinales yang bicara Valentino Rossi, berhubung dia nggak ada, langsung saja ke Dani Pedrosa. Pesdrosa ini kelima loh, dia menyampaikan harapan yang umum dibicarakan di jumpa pers. “Kami sudah akan sungguh-sungguh sejak FP1. Hanya itu cara untuk mendapatkan motor yang siap melawan di Silverstone,” janji Pedrosa.

Sementara Crutchlow dan Redding muncul karena keduanya pembalap tuan rumah. Sedang Luthi sebagai kapasitasnya naik pangkat ke MotoGP tahun depan. Miolo

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353