Kagum Sama Marc Marquez atau Ducati GP23? Pedrosa Jelaskan Reaksinya Saat Nonton di Pinggir Lapangan

Tes MotoGP Sepang baru-baru ini memperlihatkan momen menarik ketika Dani Pedrosa, test rider KTM, memberikan reaksi yang mencuri perhatian saat melihat Marc Marquez memacu Ducati Desmosedici GP23 di lintasan. Video dari momen tersebut telah menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar MotoGP, dengan berbagai spekulasi mengenai makna ekspresi Pedrosa.

Pada awalnya, banyak yang menginterpretasikan ekspresi Pedrosa sebagai tanda kekaguman terhadap keahlian Marquez, yang merupakan Juara Dunia delapan kali. Namun, klarifikasi dari Pedrosa sendiri mengungkapkan bahwa reaksinya sebenarnya terkait dengan momen teknis yang diamati di lintasan.

Pedrosa menjelaskan bahwa saat Marquez melintasi tikungan, dia memperhatikan penurunan tiba-tiba pada bagian belakang motor, yang mengindikasikan pengaktifan Rear High Device. Penggunaan perangkat ini biasanya terkait dengan pengereman berat, tetapi Marquez mengaktifkannya di area tanpa pengereman yang signifikan, yang mengejutkan Pedrosa.

Reaksi Pedrosa yang terlihat “ugh” dan kebingungannya terhadap aktivasi Rear High Device Marquez menciptakan ketegangan dalam momen tersebut. Pedrosa mengungkapkan bahwa aktivasi perangkat tersebut di area tanpa pengereman berat dapat mengganggu stabilitas dan kecepatan motor di tikungan berikutnya, yang bisa berdampak pada waktu putaran.

Komentar Pedrosa ini menyoroti pentingnya pengamatan teknis dalam dunia balap, di mana setiap detail dapat memiliki konsekuensi besar bagi performa pembalap. Pengalaman dan pengetahuan teknis Pedrosa sebagai mantan pembalap MotoGP memberikan wawasan yang berharga dalam memahami momen-momen seperti ini.

“Marc Marquez mengaktifkannya di area yang tidak ada pengereman berat, tapi dia sangat cepat,” ujar Pedrosa dikutip dari Paddock-GP.com.

“Tapi kemudian dia masuk tikungan cepat di mana Anda tidak mengerem terlalu keras, sehingga Anda tidak dapat mengangkat motor dan terus mengendarainya dalam posisi rendah sepanjang waktu sampai titik rem berikutnya,” sambungnya.

Menurut Pedrosa, hal itu menyebabkan pembalap kehilangan waktu dan kontak aspal dengan roda depan motor. “Saya berpikir ‘ugh, apa yang menunggunya di dua tikungan berikutnya’, namun Marc Marquez mengaktifkannya di area di mana tidak ada pengereman berat,” sambung Pedrosa.

“Sehingga dapat berdampak pada kecepatan motor di tikungan berikutnya,” tambahnya.

“Saya tidak tahu apakah itu karena dia ada masalah, apakah dia lupa menonaktifkannya atau jika dia mengaktifkannya secara tidak sengaja,” bingung test rider KTM itu.

BONE