nhk

Karena Ini Anggi Setiawan Terpilih Belajar Di VR46 Riders Academy 2017

ANGGI SETIAWAN

ManiakMotor – Penampilan Anggi Setiawan memang sudah menjanjikan di region Sulawesi. Pembalap asuhan Andi Raja Limbunan dari Yamaha Akai Jaya itu, punya talenta yang menarik untuk dipromosikan. Makanya, Yamaha TJM WR Aki mendorongnya ke ARRC 2017 yang bertepatan dengan dibukanya kelas baru UB150 di mana Anggi memakai Yamaha MX-King.

Anggi dilepas manajemen Yamaha dan tim

Dua kali tampil di ARRC 2017 langsung punya ciri sendiri dan segera dikenal khalayak internasional, lantaran berada di barisan depan dan podium. Dari Sulawesi ke Asia. Apakah itu yang membuatnya terpilih ke program Yamaha Master Camp 2017? “Salah satunya itu. Paling utama lagi perjalanan prestasi dan kehidupan sehari-harinya. Umur juga belum 19 tahun dan disetujui YMC,” kata Wahyu Rusmayadi, Manager tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang akan mendampingi Anggi ke Italia.

Kendati, Anggi bikin dua kesalahan seperti umumnya dilakukan ‘pemula’ pakai bebek di sirkuit besar, tapi tak membedungnya dipilih Yamaha Racing Indonesia berguru pada Valentino Rossi. “Semoga, setelah pulang belajar dari VR46 Rider Academy kesalahan itu bisa dimengerti,” sebut Andi Limbunan yang diangguki Rudyanto. Keduanya ini bos Anggi di region dan ARRC.

Apa itu kesalahan Anggi di dua seri ARRC berlalu? Pertama dia masih sering mengambil sudut ala sirkuit dadakan. Sehingga di ronde dua race-1, Anggi hampir high side yang membuat akselerasi MX-King selanjutnya agak berat. Kedua, dia nggak siap di lap akhir dan terutama dua tikungan terakhir ala permainan bebek di sirkuit besar, bahwa pertarungan sesungguhnya di last lap dan dua tikungan terakhir.

“Sebenarnya saya tahu, tapi terpancing ritme dan segera ingin ke depandan akhirnya lupa. Di lap terakhir sudah kehilangan kans untuk bersama di rombongan depan. Tapi lupakan itu, selanjutnya saya berangkat ke VR46 Riders Academy. Terimakasih Yamaha yang telah memilih saya ke sana,” kata Anggi yang berpenampilan sopan, namun di sirkuit termasuk ‘galak’ itu.

Tapi ada keunggulan banyak penampilan Anggi di bebek ARRC. Dia bisa mengubah ritme bertarung. Dia sudah tancap gas sejak awal yang mau nggak mau diikuti lawan. Mentalnya kuat walau baru muncul di ARRC. Miolo


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353