nhk

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Dituding Nggak Peduli Pada Dealer

kawak-z125-2016-1

ManiakMotor – Dealer Kawasaki kecewa pada cara kerja Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Dealer hanya diusuruh menjual dan menjual tanpa program penunjang berarti dari KMI. Itu yang terdeteksi pada bos diealer di Jakarta ya kebetulan bertemu penulis, kelihatannya dia nggak puas pada kerja marketing dan promosi KMI.

“Contoh kecil acara launching. Seolah media paling penting dalam acara tersebut, sehingga dealer dicuekin. Media sih memang penting, tapi apakah kamu lihat KMI memasang iklan pada media mana saja? Nyaris nggak ada kan!Tapi di saat sama mereka lebih mementingkan media saat ada acara. Bukannya dealer minta dihormati, tanpa adanya program dari KMI, ujung tombak penjualan adanya di dealer,” sebut bapak yang punya dealer di Jakarta itu.

Bapak yang genteng itu tidak heran penjualan Kawasaki sekarang miris dengan tanda matinya beberapa dealer. Pak bos dan memang asli bos itu mencontohkan penjualan Ninja 250 dan KLX150 yang jadi dua tipe dari KMI yang laris manis. Katanya, saat ini menjual tiga unit dalam sebulan saja, sudah untung. Dua tahun lalu bisa 25 unit.

Si bos ini juga menyinggung petinggi Jepang. Katanya yang paling perhatian di era Mitsuhiko Okada yang jadi Direktur Marketing. “Yang belakangan nggak mau tahu. Intinya dengan kondisi ekonomi yang lesu dan persaingan ketat di 250 cc dengan datangnya Honda CBR250RR, seharusnya divisi marketing dan promosi KMI punya terobosan,” kritik si bos.

Dia juga menyinggung promosi KMI di balap, juga lebih mementingkan ARRC ketimbang di dalam negeri. “Harusnya dua-duanya ditunjang seperti IRS di kelas 250 cc yang sebenarnya jadi arena promosi KMI di dalam negeri. Kalau ARRC kan hanya sekali muncul di Indonesia per tanun. Emeng KMI jualan di luar negeri?” sebut si bos tersebut.

Henry Suandy dari Greentech alias dealer Kawasaki di Riau, hanya senyum-senyum. Katanya beda situasi. Dia malah mengklaim Honda CBR250RR nggak ngaruh pada penjualan Ninja 250 di Riau. “Dealer harus kreatif bila nggak ada program dari pusat. Tapi memang untuk saat ini semua merek turun penjualannya,” kilah Henry yang berpromo sendiri di seputaran Riau.

Tentu saja dibantah pihak KMI lewat Michael C Tanadi dari Depertemen Marketing KMI. Katanya itu nggak betul. KMI punya prongram yang tangkas. “Komunikasi dengan dealer saat ini malah aktif. Karena KMI memiliki wadah Kawasaki Dealer Community (KDC), dari KDC komunikasi tetap terjalin,” pungkas Michael.

Ya begitulah. Miolo/MM

BAGIKAN