nhk

Kejurda Road Race IMI DKI Sentul Kecil 2018: Aturan 2T Justru Lebih Lengkap Duluan

Peraturan RX-King, DKI pencetusnya

ManiakMotor – Bicara aturan main mesin 2T, justru paling lengkap di Indonesia. Apalagi cerita kejurda IMI DKI. Pengprov ini malah jadi primadona awal aturan 2T muncul di balap motor nasional. Termasuk kelas RX-King yang di ronde pertama bisa ada 60 peserta setiap kelas per kategori.

Underbone 2T juga ada

Itu yang bicara Ari Bunarto alias Koh Abun, pemeriksa teknik yang legend. “Aturan 2T ini yang bikin senior-senior saya dari DKI. Di sana almarhum Paul Gunawan. Lalu ada Bambang Gunardi. Jangan diutak-atik lagi,” wanti Koh Abun yang bertugas di ronde pertama kejurda IMI DKI di Sentul Kecil, Bogor pada pada 10 – 11 Maret 2018.

Kebetulan di kejurnda IMI DKI ronde pertama dibuka kelas underbone 2T yang sempat tenar dan semua kelasnya ada pesertanya. Misalnya Bebek 110 2T Standar Korek. Lalu 125 TU Seeded. Tentu juga dengan RX-King yang punya aturan sendiri seperti STD dan TU. Sekalian Sport 155 TU.

Kelas-kelas tersebut juga diikuti pembalap DKI yang kebetulan juga sempat dibesarkan kelas di atas. “Memang sih sampai sekarang tetap kelas RX-King yang masih ramai. Terutama DKI tidak akan hilang kelas legendaris dari DKI ini,” sebut M Nurgianto, pembalap DKI yang sampai sekarang aktif di MotoPrix dengan 4T-nya.

Kembali yang dibicarakan Koh Abun. Maksudnya, siapa saja promotor, apalagi sifatnya fun race, sadarlah jangan banyak diutak-atik kelas 2T. “Apalagi RX-King yang aturannya sudah lewat galian paling adil, lantaran mesinnya yang tanggung 135 cc. Sekarang sudah ada kejurda IMI DKI, ya aturannya tinggal diikuti,” tambahnya.

Ok Koh. RIC

BACA JUGA

Hasil Kejurda IMI DKI Sentul Karting 10 – 11 Maret 2018

Kejurda Road Race IMI DKI 2018: Aturan Kembali Ke Buku Kuning

Kejurda Road Race IMI DKI Is Back, Promotornya Segar, 10 – 11 Maret 2018