nhk

Kejurnas Balap Motor 2015: Yamaha MX King Jadi Raja Dua Seri Beruntun Di Underbone 150cc

 

ManiakMotor – TASIKMALAYA – Mesin dan bodi Yamaha MX King di dua seri  memang asli jadi raja di kelas UB atau underbone 150. Layaklah disebut MX King di seri 3 dan 4 Kejurnas Balap Motor lewat Rusman Fadhil. Saking kompaknya bodi dan mesin Fadhil dengan rileks membawanya, tanpa beban pak. Motornya enak.

Seri 3 akhir Agustus lalu di Karting International Circuit, Fadhil memenangi dua race. Ia juga pecahkan rekor time 150cc saat menggeber MX King di sesi kualifikasi. Catatan waktunya 56,643 detik, lebih baik dari rekor sebelumnya. ”Keunggulan Yamaha MX King ini pun berkat rangka tetap stabil dan lincah walau di sirkuit semi permanen. Mesin juga baru 50 persen performanya  lewat racing kit part yang murah dan mudah didapat,” ujar Hawadis, sang tuner yang menangani MX King Fadhil.

Seri 4 di sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Minggu 20 September 2015,  MX King kembali mendominasi dua race lewat rider Tamy Pratama di race 1 dan Fadhil di race 2. Di seri 4 bisa dilihat pada race 2 selisih waktu MX King dengan lawannya yang sama-sama baru turun di balap motor, yakni Honda Sonic diasapi jauh 5 detik.

Dominasi Yamaha di Seri 4 kelas Underbone 150cc sendiri sudah dimulai dari sesi kualifikasi saat Fadhil dan Tamy start dari posisi 1 dan 2 dengan catatan waktu 53.010 detik dan 53.272 detik. Dominasi itu berlanjut sampai tiga rider Yamaha naik podium di race 1 yaitu Tamy, Fadhil dan Richard Taroreh, ketiganya menunggang MX King.

Di race 2, giliran Fadhil yang naik podium pertama. “Walau sirkuit Bukit eusar masih terasa bumpy di beberapa sektor namun hal tersebut tidak mempengaruhi performanya,” komentar rider asal Papua itu. Pencapaian di dua race itu membawa Fadhil menjuarai seri 4.

Tamy Pratama berpendapat, bahwa Jupiter MX King sangat bertenaga dan handlingnya sangat enak. Katanya, power motor yang besar sangat tak menganggu hendlingnya. “Buktinya saat motor  push motor dari awal lap agar Semakin di Depan, stamina saya tokcer. Itu tanda motor yang asyik,” kata Tammy.

Lalu bagaimana untuk keseharian dijalan raya menggeber motor itu ? Lagi-lagi dia menekankan pada handling dan stability MX King. ”Itu mendukung motor tidak goyang, termasuk kalau lagi di jalanan yang tidak rata motor tetap tanang. Apalagi ban belakang besar jadi saat belok lebih stabil dan bisa tetap lincah karena ban depan kecil,” tekan Fadhil.

Digdayanya MX King di arena balapan, juga diikuti penjualannya yang menggembirakan di bulan Agustus 2015, terjual 11.777 unit atau naik 20,78% dibandingkan Juli. Pantas jadi raja di kelasnya. MM/Rilis

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor (IndoPrix) Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jabar 19 – 20 September 2015

Kejurnas Balap Motor (KBM) Tasikmalaya (Seri 4); UB 125 Hamer, ‘Pecah Telur ‘Ajian’ Suspensi!

Kejurnas Balap Motor (KBM) Tasikmalaya; UB/SP150, MX King Vs Sonic 150 R, FU?

Kejurnas Balap Motor (KBM) Tasik: Milik Rheza Dhanica, Z1 ‘Lokal’ 23,5 Dk!

Kejurnas Balap Motor (KBM) Tasikmalaya: Kualifikasi UB 125/110, Rheza Double Pole, Pecah Rekor Dengan Z1!

BAGIKAN