nhk

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Final Binuang; Hendriansyah Umur 35 Tahun Juara Nasional UB125

 

 

ManiakMotor – Tikungan ke-13 atau tikungan terakhir jadi mimpi buruk buat Dedy Rieswandy. Pembalap dengan bendera Arya BM Dart#55 NHK CHR UMA adalah local hero yang bisa saja beri kejutan di race 1 UB (Underbone) 125 cc atau dulunya IP125. Podium pertama yang sudah di depan mata melayang, yang, yang…. Jauh…  

Dedy kehilangan grip ban pada kondisi lintasan yang masih basah. Terjadi di lap terakhir dari 20 lap yang dilombakan di seri pamungkas Kejurnas Balap Motor (KBM) di sirkuit Balipat, Binuang, Kalsel (21-22/11). Dedy yang start dari posisi ke-12 itu bermain tanpa beban dengan modal familiar dengan  Balipat, karena asli sana. “Di kondisi lintasan begini, mental dan keberuntungan juga  menentukan. Namanya juga bukan balapan normal,” kata Hendriansyah, rider senior dengan julukan Dewa Road Race.

Jadinya race ini milik Hendriansyah atas nama Yamaha Nissin BRT HRP FDR Racing Team. Hendri   di lap akhir persis di belakan Dedy, bisa jadi pemicu tergelincirnya Dedy tadi. Dapat serangan! Hehe.. Hasil race 1 UB125 langsung mengantarkan adik kandung Irwan Adriansyah itu juara nasional di kelas itu.  Hendri sebelum seri final memipin dengan total point 132. Ia tak mungkin terkejar  oleh rival terdekat Ferlando Herdian (Yamaha Yamalube NHK FDR BKMS) yang hanya finish ke-8.  Mantap, umur 35 tahun kembali juara nasional.

Oleh Parjo, mekanik yang tangani Jupiter 5TP Hendri menyebut settingan dibikin jangan sampai galak. Maklum aspal Binuang saat race-1 baru disiram hujan. Ada beberapa bagian masih tergenang. “Makanya langsung ganti head yang kompresinya 12,2:1, tadinya pakai 12,5;1. Setelan karbu PWK 28 Sudco juga dibiki basah. Tujuannya motor jangan sampai spin saat akselerasi,” rinci Parjo PJ47 yang punya nama asli Muhammad Farhan asal Jogja itu.

Hendri sendiri sebut kans juara umum memang sudah di depan mata. Juara ini sudah disetelnya setiap seri yang konsisten dapat poin. Jadinya, final bisa lebih fokus. “Beberapa talenta muda, memang sempat menggebrak di awal-awal seri, tapi belakangan malah tak bisa jaga point,” kata Hendri seraya menyebut tahun depan siap dengan injeksi lantaran risetnya sudah jalan dan lagian sudah peraturan dari Yamaha Indonesia.

Di race-1 ini Z1 Anggi Permana (Yamaha Yamalube TDR IRC Tri Jaya) karya Hariz Shakti ‘Mlethis’ Wibowo ‘hanya’ ketiga, “Secara keseluruhan kami puas dengan capaian riset Z1 lokal di tahun kedua ini. Awal muncul  2012 Z1 yang versi Jepang, 2014 total diserahkan ke tim masing-masing. Langsung dominasi dan pecahkan berbagai rekor di Sentul Kecil, Tasikmalaya, dan Binuang. Sentul Besar juga bisa bicara,” kata Supriyanto Manager Motosport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang diamini oleh Mohamad Masykur, Asisten GM Marketing yang juga hadir langsung di Balipat.

 Mantap!  Ardel

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor Balipat, Binuang, Kalsel 21 – 22 November 2015

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Final Binuang; UB 110 Race 1; Anggi-Ahwin Untuk Rheza, Z1 Lokal!

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Final Binuang: Z1 Lokal Pecahin Rekor Z1 Racing Jepang

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Jelang Final Binuang; Mainkan ECU Dan Knalpot R9

Kejurnas Balap Motor (KBM); Suspensi Traxxion Bikin Juara Nasioanal 150 cc (R. Fadhil), Mantap!

 

 

 

BAGIKAN