nhk

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015; Kejurnas 150, Yamaha Akan Serius, Asal Regulasi Imbang?

 

 

ManiakMotor – Kejurnas IP 150 memang lebih variatif di Sentul Besar pada 9 Agustus 2015.  Bila sebelumnya hanya di dominasi Suzuki Satria FU 150 dan Yamaha MX 135 (bore up), kali ini banyak merek. Dari pantauan langsung, ada Yamaha R15, Honda CB150 R, Yamaha MX 135 (bore up), Suzuki FU juga Yamaha Jupiter MX King 150.

Peserta juga melonjak hingga 26 starter. Dalam pandangan Supriyanto selaku Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kelas ini punya prospektif yang lebih bagus. “Dari sisi bisnis oke, sesuai pasar motor saat ini. Juga bisa dipakai basic skill (sport) rider. Tapi ada beberapa catatan penting di regulasinya,” ujar Supriyanto seraya sebut regulasi frame atau rangka dan casting wheel atau pelek jadi sorotan utama.

Disebutkan, frame dan casting wheel dibebaskan. Bisa ditebak, regulasi itu bakal adu uang, bukan otak. Artinya, tim-tim berduit bisa saja mengubah frame dan casting wheel yang harganya selangit (kisaran Rp 30-60 juta). Ini bisa kendala bagi tim privateer dan misi penjenjangan pembalap. Jangan sampai seperti kejurnas 250 di awal-awal. “Idealnya juga kelas ini tak mencampur tipe sport dan bebek. Beda! Belum lagi soal pilihan sirkuit, bila benar ada seri yang akan dimainkan selain di Sentul Besar, bakal jadi kendala buat tipe sport,” tegas Supriyanto. Tuh!   

Juga menyoal regulasi bobot, yakni berat minimal (rider dan motor) yang cukup 150 kg.  idealnya diperbaharui lagi. Itu lantaran, antar rider satu dan lainnya, bisa beda antara 15-20 kg. “Demi kompetitifnya memang harus direvisi. Walaupun memang ringan bukan berarti pasti kencang. Level Asia saja (AP 250) bisa direvisi per dua seri kok, kenapa kita tidak? Kan supaya ramai, bukan dia-dia saja yang menang,” imbuh Hendriansyah (Yamaha Nissin BRT HRP FDR Racing Team).

Tak kalah penting perlu ada sesi scrutineering. “Scrut paling sederhana hitung mengukur volume silinder. Lalu timbangan yang benar,” kata Hendri yang setelah diukur bersama motor di angka 190-an kg. Bandingkan denga  tiga besar yang kuasai podium pada angka 160 Kg-an. Beda 30 kg bro, haaaa? 

Tapi kalau Yamaha terlalu serius nanti yang lain kabur. Santai-santai saja. Ardel/Prat

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor Sentul Besar, Bogor, Jabar 9 Agustus

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015; Supersport 600 cc Sudah Pasti Yudhis Lah, Pakai ZX-6 Spec Down!

IndoPrix/Kejurnas 2015: Bukan IndoPrix Tapi Kejurnas Bebek, Kurang Jelas?

IndoPrix 2015/Kejurnas: Ketemunya Z1 Racing Jepang Dan Kawasaki Di Sentul Besar

 

 

BAGIKAN