nhk

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015: SS 600 Yudhis Juara Nasional, Memang Layak Bangat!

 

ManiakMotor – Di ARRC saja skillnya spesial, apalagi di level kejurnas. Itulah H.A Yudhistira yang telah  memastikan gelar jawara nasional supersport 600 cc 2015 di seri sebelumnya. Tapi dengan hasil race 1 Superstock 600 dan Supersport pada Sabtu 10 Oktober 2015 di seri 5 Kejurnas Balap Motor di Sentul Besar  yang dimenangi ‘The New Baby Ninja’ – julukannya – semakin mengukuhkan nama pembalap asal Binuang, Kalimantan Selatan itu sebagai salah satu ikon supersport Indonesia saat ini.  

Pembalap yang dibayar Kawasaki KYT Manuak Tech ini sudah kali kedua dinobatkan juara nasional kelas moge menengah 600 cc itu. Memang gelar ini bukan jadi bidikan utama rider asuhan Ibnu ‘Pak Dhe’ Sambodo  di tahun ini. Macam pernah diulas portal ini, bahwa pembalap kelahiran 30 April 1993 itu, diproyeksikan untuk level Asia.

Tapi di kejurnas ada kesempatan belajar. “Managemen data untuk menentukan set-up terbaik motor macam elektronik, suspensi, rangka, ban dan sebagainya. Rider juga berproses, walaupun dengan spesifikasi yang beda,” urai Pak De, seraya sebut Kawasaki Ninja ZX6 ini beda 5 Hp dengan spek ZX6 untuk ARRC.  

Secara teknis dengan keadaan sirkuit Sentul, memang harus spec-down, agar pas. “Tenaga puncak diturunkan sekitar 10-15 persen. Juga ditambah kualitas bahan bakar oktan 95 yang ada di Indonesia. Kompresi otomatis turun,”  terang Pak De, pemilik tim yang juga merangkap chief-mechanic dan manajer tim. Ibnu juga sudah mengantar Gupita Kresna juara ARRC di kelas bebek 2015.

Bukan hanya Yudhistira yang belajar, tim juga. Apalagi Kawasaki  ZX6R ini pakai versi Eropa yang memang lebih baik dari versi Asia ataupun Amerika. Saat ini tenaganya sekitar 130 HP (horse power). “Harus mapping ulang. Timing tertinggi diturunkan. Top-speed tentunya juga melambat, namun kita mengambil celah untuk lebih baik saat masuk dan keluar tikungan,” timpal M. Novel Faizal yang bertugas sebagai juru-mapping ECU.

Di balik itu, sekali lagi Yudhis telah menginspirasi pembalap muda tanah air. Bahwa dengan attitude dan disiplin tinggi jadi modal utama. “Terutama pola hidup dengan semangat juang yang terus dibangun,” pesan Yudhis sembari menegaskan sepatutnya pemerintah memberi dukungan penuh terkait infrastruktur. “Sebab negara yang pembalapnya maju, di negera mereka banyak sirkuit yang lebih dari Sentul Besar,” tambah Yudhis yang karir awalnya melejit di PON Kalimantan Timur itu.

Selamat! Ardel

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor Seri-5 Sentul Besar, Bogor, Jabar 10 – 11 Oktober 2015

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015: Race-1 UB/SP 150 MX King Sikat Sonic 150R, CB150R Dan FU!

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Sentul (Jelang): Kopling SYS Percaya Diri Setelah R25 Podium ARRC

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015; IRC Fasti1 Rekor Dan Semua Kelas!

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015; Kehadiran FDR Sangat Membantu Mekanik

 

BAGIKAN