nhk

Kejurnas Balap Motor (KBM) Sentul; Underbone/Sport 150, Lagi MX King 150 Kepret DOHC!

 

ManiakMotor – “Juken 3, Racing Turbo double injector, terbukti juara 1 dan 2 kelas 150. Tanpa kompromi,” begitu tulis Tommy Huang di tampilan pesan BBM-nya. Gambaran kepuasan atas hasil  didapat Hendryansyah dan Stevan Budiman di race-2 kelas underbone/sport 150 cc di seri 5 Kejurnas Balap Motor (KBM) di Sentul Besar pada Ahad 11 Oktober 2015.

Hendri yang membela Yamaha BRT FDR Racing Team menggunakan MX King 150. Ya itu bebek yang baru diperkenalkan Yamaha. Beda-beda tipis dengan peluncuran Sonic 150 R yang juga ikut di KBM ini. Sedang Stevan dari CE Hogo Stevo Racing Team menggunakan Yamaha R15.

Kedua motor itu pakai perangkat injeksi (ECU)  Juken 3 produk BRT yang dipandu oleh Tommy yang punya Huang. Ini adalah standalone lokal, lanjutan Juken 1 dan 2. “Dengan konsep terbaru, tersedia  interface bisa ditampilkan di laptop,” buka Tomy sembari tegaskan semua data bisa dimainkan, seperti base map, fuel correction, injector timing dan ignitiontTiming (i-CORE)

Juken 3 pada dua motor itu tipe Racing Turbo (RT) dengan fitur bisa dua injektor. Lantas apa fitur yang bisa di set up, “Antara lain fitur untuk atur  mau berapa lama menyemprotan berlangsung, sehingga bisa dicek kinerjanya. Juga fitur dwell, untuk mengatur berapa lama nyala busi dalam satuan MS (milisecond), jika butuh api besar maka tinggal dibikin menyala lebih lama,“ sambung Parjo, mekanik yang tangani MX King Hendriansyah.  

Utamanya juga bagaimana base map-nya? “Ada 6 base map pada beberapa parameter seperti ganti knalpot, ganti kem dan sebagainya  hasil percobaan. Untuk injector timing menunjukkan kapan injektor diperintahkan menyemprotkan bensin, bisa saat mulai overlap atau ketika langkah isap saja,” urai Parjo tanpa menyebut berapa angka pada set-up tadi.

Pastinya, hasil ini juga tak lepas dari kepiawaian dan strategi tempur Hendryansyah, Si Dewa Road Rce. Maklum saja, di awal lap hingga menjelang finish Hendry digempur oleh ‘rombongan’ CB150R macam Owie Nurhuda (MS Nisisn FDR YSS), Aditya Pangestu dan Sudarmono (Astra Motor Racing Team). Tapi justru kemenangan Hendryansyah ditentukan beberapa meter saja menjelang finish. “Kuncinya motor mau berakselerasi usai melakukan curi angin, tidak memaksa dan nempel ketat barisan depan,” ujar Hendry yang di usia 35 tahun tetap punya stamina prima yang menggunakan suspensi Traxxion from Amrik.

Makin heroik lantaran dua race sukses di kuasai MX King. Sayangnya MX King Tammy Pratama yang finish terdepan di race 1 masih kurang beruntung. Oke deh! Eit yang DOHC panas tuh.  Ardel 

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor Seri-5 Sentul Besar, Bogor, Jabar 10 – 11 Oktober 2015

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015: SS 600 Yudhis Juara Nasional, Memang Layak Bangat!

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015: Race-1 UB/SP 150 MX King Sikat Sonic 150R, CB150R Dan FU!

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Sentul (Jelang): Kopling SYS Percaya Diri Setelah R25 Podium ARRC

BAGIKAN