nhk

Kejurnas Balap Motor (KBM) Seri 3 Sentul: UB 125, Galang-Rheza, Z1 Young Guns!

ManiakMotor – Race 1 underbone (UB) 125 cc sudah boleh kamu baca Jupiter Z1 akan jadi raja bebek.  Itu dilakukan dari skill yong guns Yamaha Racing Indonesia (YRI). Tentunya di seri 3 Kejurnas Balap Motoer Indonesia (KBMI) di Sentul Kecil pada Minggu 23 Agustus 2015.

Race 1 diwakili Galang Hendra Pratama yang membela Yamaha Yamalube Nissin Tunggal Jaya. Rider asal Jogja itu menaklukan Sentul Kecil yang punya 13 tikungan dalam 25 lap. Ia tak tersentuh oleh pembalap lain, selain di 5 lap awal sempat ada perlawanan dari Rheza Dhanica yang sama-sama young guns tadi. Rheza  membalap atas nama Yamaha Yamalube IRC Trijaya.

Galang yang putra sulung Dicky Hestu – Deasy Prasanti yang mantan pembalap itu, satu-satunya dari  21 joki berlari di bawah 56 detik yang tepatnya 55.9 detik.  Z1 Galang memang lagi on fire. “Body control dan stamina jadi keunggulan Galang. Pengalaman bermain di Asia (AP 250) juga memberi kontribusi,” nilai M. Abidin, GM Motosport & Service PT YI.

Di saat yang sama, Rheza justru melemah dan terus tercecer hingga ke-9. Bisa ditebak Z1 karya Hariz Shakti Wibowo akrab disapa Mlethiz alami masalah. “Motor tiba-tiba berat larinya,” bilang Rheza yang pakai Z1 pendominasi kualifikasi sekaligus menahan peluang karbu macam Hendriansyah (Yamaha Nissin BRT HRP FDR Racing Team) dan Ferlando Herdian (Yamaha Yamalube NHK FDR BKMS). Khusus Ferlando yang asal Bengkulu itu memberi perlawanan spesial dengan dukungan korekan Hawadis.

Di race 2, kosentrasi kembali tertuju pada Galang. Bocah 16 tahun itu memang layak disebut rising star. Mental Galang memang lagi di atas angin, wajar bila jadi pembalap ‘target’. Benar saja, baru 4 lap awal Galang tersingkir dari persaingan. Meski sempat bangkit dan mengejar, toh akhirnya Galang memilih kembali masuk paddock.

Pada beberapa lap kemudian, suguhan fight antara Ferlando vs Hendriansyah kembali mengulang di race sebelumnya. Puncaknya, lap ke-15, Ferlando sukses overtake Hendriansyah. Makin menarik setelah dengan segala usahanya, Rheza mampu mengambil alih keduanya. Rheza yang gagal podium di race 1 mampu membayar lunas di race 2.

“Inilah proses riset. Kunciannya kali ini, harus cepat dapat torsi di rpm 7500-8000. Makanya, akselerasi di tikungan rolling speednya dapat. Ini tak lepas dari dukungan throttle body (model barel) yang 28 mm. Ini lebih kuat dan stabil,” tutup Mlethis sumringah lantaran dapat mempersembahkan kado istimewa bagi owner timnya, Rudi Hadinata. 

Selamat!Overall, Z1 menawan bersama young guns, Galang-Rheza! Ardel

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Balap Motor (IndoPrix) Sentul, Bogor, Jabar 22 – 23 Agustus 2015

Kejurnas Balap Motor (KBM) 2015 Seri 3 Sentul: Z1 Pecahkan Rekor Sentul Kecil, UB125 dan 110 Galang Hendra!

Kejurnas Balap Motor ( KBM) Jelang Sentul (Seri 2): Khusus Bebek, Live TV Hilang   

BAGIKAN