nhk

Kejurnas Surya 12 Dragbike, Jenjangnya Ke Asia

ManiakMotorDragbike sama dengan FIM Asia Road Racing dan FIM UAM Motocross. Setiap negara anggota UAM punya balapan trek lurus saja ini, berarti ada pembalapnya. Bila tidak? Ya ikut kejuaraan balap ‘haram’ yang 11-12  dengan drag. Namanya balap liar (bali), adanya sampai ke Afrika. Tapi kan, tidak mungkin bali championship yang dilegalkan FIM atau wadah otomotif setiap negara. Karenanya, FIM UAM (Asian Motorcyle Union) bikin serial dragbike, lantaran motor di Asean seragam.

Semakin sah juga kejurnas Surya 12 Dragbike Championship (S12DC) jadi salah satu alternatif jenjang ke sana. Saat ini eventnya setiap minggu diadakan di Jatim. Kemarin atau 23 Juni 2012 sudah seri ke-2. “PP IMI minta kejurnas dragbike terselenggara, salah satunya untuk tujuan itu. Yang beruntung, pembalap yang punya point di sini,” buka A Judiarto, pemimpin Lighting Production (LP), penyelenggara S12DC yang hadir di Jln. By Pas Mojoagung, Jombang, Jawa Timur (23/6).

FIM UAM adalah perpanjangan FIM dunia di Asia. UAM mengawasi dan mengamati olahraga bermotor yang bekembang di kasawan ini. Dulu disebut FIM Asia Pacific. “Kalian terlambat, FIM Asia Dragbike itu, sudah jalan. Indonesia belum begitu kenal. Semoga tahun depan, dua seri diadakan di Indonesia. Kalau Indonesia sering ikut, boleh mengajukan regulasi sesuai iklim di sini,” urai Judiarto. Aduh terlambat dong kita tahu. Sejak kapan itu bos…? Wah, bbm-nya, belum dijawab. Tulisan keburu naik.

Sebelum S12DC, model event seperti itu  telah dipanasi Mitra 2000. Mereka punya event berseri dragbike yang bejenjang. Lalu, telah tiga tahun berturut mengirim pembalap juara umumnya ke Thailand. “Makanya peraturan di Mitra 2000 harus sesuai dengan  event yang ada di sana,” kilah Benny Rachmawan dari Mitra 2000 yang tiga minggu lalu bikin event di Jogja.

Pelaga Eko Chodox pernah dikirim Mitra 2000 ke sana. Namun, Chodox sendiri yang mengeluh, bahwa dia sering juara nasional, tapi tidak dapat apa-apa. “Sejak 2005 juara nasional, penghargaannya beda dengan cabang lain,” kata  Chodox yang saat ditanya masih ngos-ngosan. Kok bisa? Rupanya, timing syestem yang dipakai kejurnas S12DC membuatnya adaptasi ulang. Timing system seperti ini juga yang dipakai di FIM Asia Drag, katanya. Entalah, kata siapa. Ya, kata yang mengetik ini, dong. 

Wajar kalo kecewa. Itu biasa pada manusia. Kalau tidak pernah kecewa, itu bukan manusia. Nah obati saja dengan FIM UAM Dragbike. Jika sesuai janji, pasti senang sekali. Tidak kalah dengan road race. Sudah saatnya ada yang memikirkanitu,” kata Chodox, Tony Chupank, Dwi Batank dan 350 starter lain yang sulit ditanyakan satu per satu, lantaran reporter sibuk mengirim berita ke Jakarta. Di saat sama, modem lemot bangat, kamera juga ngadat.

Dasar, gak ada modal. Iya, modalnya hanya tulisan yang ehemmm. Ardel

BERITA TERKAIT:
Hasil Surya 12 Drag Bike Jombang, Seri 2, 24 Juni 2012
Surya 12 Dragbike Asli Kejurnas… 
Surya 12 Dragbike Gresik, Hormatilah Kejurnas, Bro…
Surya 12 Dragbike Jombang, Pengebut Jateng Hadir
Hasil Drag Bike Jogja Dan Pemalang
Drag Bike Magelang, Kecil Vs Batank
Surya 12 Dragbike Gresik, Teknologi Timing System Amrik
Surya 12 Dragbike Gresik, Tariiik…!

 

BAGIKAN