nhk

Kejurnas MotoCross 2016 Ciamis: Adu Jotos, KIS Agi Agassi Terancam Dicabut, Dia Merasa Di Fitnah

mx-cimahi2016

ManiakMotor – Episode saling tegang seri 4 kejurnas motocross Dieng, Jateng kembali berlanjut di ronde 5 di sirkuit Gapuraning Rahayu, Ciamis, Jabar. “Cuaca cerah. Sengaja saya membawa kejurnas seri 5 ini ke sirkuit pribadi saya agar motocross berkembang. Apa daya, ada kejadian yang kurang sedap,” kata Haji Ronny Karno, si pemilik sirkuit yang jadi tempat kejurnas seri 5 di Ciamis, Jabar pada 24 – 25 Juli lalu.

Pagi hari hingga jeda istirahat  jalannya lomba seru khas moto-x pada semua kelas. Tibalah giliran MX2 atau kelas puncak yang memang lagi disorot. Jalannya lomba moto 1 SE bermesin 250 cc yang digeber crosser seeded Indonesia dan bule itu, dikendalikan Lewis Stewart  dari Australia yang memperkuat Djagung Pertamax Racing Dunlop Orca Husqvarna.

Di pertengahan lomba muncul permainan Agi Agassi (KTM JKAT A2C) yang keras. Dia ‘menyerang’  Ivan Harry (IM Deccal Helmi Construktor). Pokoknya dalam permaianan crooser Jabar dan Jatim itu sudah menjurus kasar. Saling balas yang awalnya Ivan jatuh yang lantas dikejar ulang Ivan dan Agi pun juga jatuh. Tapi itu masih sebatas permainan di atas motor special engine sembari lomba berjalan.

Beres drama tersebut, berlanjut ke area paddock. Agi saat menuju tenda timnya setang kemudinya sempat menyenggol Henry Yusuf (Along). Along ini tangan kanan Jhony Pranata sebagai pelatih di JP Academy, tempat Ivan juga digembleng. “Dia (Agi) jelas memukul dan menabrak ada unsur kesengajaan. Along hanya refleks menghindar tersenggol motor Agi sembari bertanya, sengaja atau tidak, tapi ternyata Agi bereaksi,” kata Jhony Pranata yang mantan pelatih Agi di masa Agi lagi dalam pembibitan.

Sebagian besar pembawaan awal sampai teknik bermain motocross Agi yang dua kali juara nasional atas polesan Jhony. Makanya Jhony sangat menyesalkan kenapa sasarannya malah timnya dia sendiri. Maksudnya, menimpa orangnya sendiri yang berselisih dengan Agi. Nggak ada niat Jhony memusuhi Agi, lantaran hubungan masa lalu tersebut. Tapi, “Aturan harus dijalankan dalam kejadian ini,” tegas Jhony yang mantan juara nasional motocross 4 kali di eranya.

Agi sendiri punya cerita berbeda. Katanya dia tak melakukan pemukulan. Tapi dia mengakui gaya membalapnya belakangan memang keras. “Permainan seperti itu saya akui, saya salah sejak seri Dieng lalu bersama Aldi Lazaroni. Termasuk dengan Ivan di Ciamis ini. Akan tetapi, soal pemukulan itu hanya fitnah, memang terjadi dorong-dorongan dengan Along. Tapi nggak ada pemukulan. Orang-orang yang memfitnah saya ini mereka yang iri,” kata Agi yang mengakui juga fisiknya saat ini nggak terurus karena sibuk dengan bisnis sehingga cepat membangkitkan emosi bermainnya.

Apa pun, IMA (Indonesian Motocross Association), pimpinan lomga dan jury IMI sudah menghimpun data di lapangan soal kisruh tersebut di Ciamis. Walau sudah diredakan oleh pihak tuan rumah, mereka tetap melayangkan surat ke PP IMI. Nantinya badan tertinggi soal balapan di Indonesia ini yang akan memutuskan selanjutnya. Kalau ada yang bersalah, jelas dapat sanksi. Paling parah dicabut KIS (Kartu Izin Start). “IMA sendiri baru terbentuk dan  hanya menjadi pemantau, belum bisa bertindak apa-apa,” kata Deddy Setiadi, humas IMA.

Harapannya sih, jangan ribut mulu. MM.Miolo

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Motocross Ciamis, Jabar 23 – 24 Juli 2016

Motocross Ciamis 2016 (Seri 5) : Kejadian Dieng, Lomba Diawasi oleh IMA

Motocross 2016 Banjarnegara (Seri 4); Corsa Support Bali MX, Diva Ismayana Punya Cerita!

 

BAGIKAN