Kejurnas Rasa Kejurdun150CC hingga 600CC Bakal Ikutan Jadwal MotoGP dan WSBK Seri Mandalika 2023!

    Maniakmotor – Usai 5 tahun enggak kedengeran suara dan eksistensinya, Kejuaraan Nasional (kejurnas) Balap Motor Sport langsung berasa kejuaraan dunia (kejurdun). Bernama Mandalika Racing Series, ini jadi pertama kalinya Mandalkiak Racing Series  digelar dengan FIM Superbike World Championship (WSBK) 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 3-5 Maret 2023.

    Tapi tak hanya di sela seri WSBK saja bro, ternyata di jadwal MotoGP juga direncanakan akan jadi kelas pengisi (supporting class).

    Nah, acara ini dirintis oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, dengan salah satu tokoh kuncinya Eddy Saputra.

    “Tujuan kami mengadakan Mandalika Racing Series adalah untuk meningkatkan kualitas pembalap Indonesia melalui kemasan sebuah kompetisi yang baik dan berkelanjutan,” ucap Eddy Saputra.

    Eddy Saputra

    “Diharapkan dengan berjalannya terus kompetisi ini akan menghasilkan pembalap Indonesia yang siap bersaing di level lebih tinggi serta memiliki prestasi,” sambungnya.

    Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama PRIDE Club, Astha, dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memeriahkan WSBK 2023 dan mendukung pembalap nasional untuk berkompetisi lagi di negeri sendiri.

    “Ini adalah kesempatan bagi para rider Indonesia untuk tampil penuh di hadapan para tim besar WSBK dan disaksikan puluhan ribu penonton di Pertamina Mandalika International Circuit,” kata Direktur Utama MGPA Priandhi Satria dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

    Lebih lanjut, Priandhi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Doma Sports Mandalika Racing Series sebagai supporting race dan disambut dengan positif.

    Seri pertama gelaran ini akan diadakan dengan WSBK, kemudian seri kedua pada bulan Juli, dan terakhir di bulan Oktober. Sementara itu, IMI juga sudah memiliki aturan regulasi untuk kejurnas di kelas 150cc, 250cc, dan Supersport 600cc.

    Adapun untuk seri yang dilaksanakan pada seri WSBK mendatang akan hanya diisi 1 kelas, yakni 250cc karena keterbatasan waktu.

    “Tapi jangan salah, dengan satu kelas ini saja saya yakin partisipasi pembalap Indonesia yang ada juga akan bermakna sangat besar. Karena ini gelaran Dorna, kami hanya numpang, itu standarnya udah internasional level dunia. Pasti akan jadi penambah pengalaman untuk mereka yang ikut,” pungkas Eddy dengan percaya.

    Berhubung masih pakai regulasi mesin motor layaknya di gelaran Indonesia Racing Speed (IRS), feedback dari gelaran ini akan jadi perbaikan regulasi di tahun 2024.

    Raider

    BACA JUGA

    Raul Fernandez Jadi Kompor Usai Remy Gardner Hengkang dari KTM!