Keluhan Duo Pabrikan Jepang Yamaha dan Honda:Top Speed Nambah Sih, Tapi Nikung Makin Sulit!

ManiakMotor.com — Balik ke teori dasarnya. MotoGP ye sama kayak balap Road Race di Indonesia. Kita ngomong balap yang ada aksi tikung-menikung. Makanya top Speed tinggi tak menjamin apa-apa bro.

Jelang MotoGP Prancis di Le Mans, Fabio Quartararo beberkan bahwa Yamaha M1 2024 punya top speed gacor. Itu jika dibandingkan 2 tahun sebelumnya, tapi omong-omong kecepatan menikung? sayangnya justru makin kaku.

Tak hanya Yamaha, pun pembalap tim pabrikan Honda, Johann Zarco juga ungkapkan hal serupa. Doi bilang kalau RC213V yang ditungganginya malah mundur soal aspek aerodinamis dibandingkan tahun lalu. Zarco menyorot pandangannya bahwa top speed kadang kala malah tak sesignifikan itu mengingat hal tersebut tak mencerminkan performa mesin.

“Perbedaan top speed di Honda bukanlah hal yang membuat perbedaan terbesar dalam waktu putaran. Saya rasa kami sudah mengalami kemunduran dalam hal aerodinamis di Honda dan saya pikir karena alasan ini kami kesulitan di tikungan cepat,” ucap pembalap Honda asal prancis tersebut, dilansir dari Crash pada Kamis, 9 Mei 2024.

“Terkadang kecepatan tertinggi ditentukan saat kamu melakukan pengereman. Seringkali pembalap yang meraih top speed adalah orang yang melakukan pengereman paling lambat. Itu sebabnya menurut saya hal tersebut tak begitu signifikan dan cenderung acak,” sambung Zarco lebih lanjut.

Sang Juara Dunia 2021, bintang andalan Yamaha, Fabio Quartararo, juga jelaskan gimana ketika kuda besi garapan pabrikannya itu telah terlalu fokus tingkatkan top speed hingga pada akhirnya kehilangan keunggulan yang lain. Maka baginya, proses upaya peningkatan top speed pada M1 yang ditungganginya itu perlu dibayar mahal. Sementara itu, menikung pun masih syulit.

“Saya rasa mesinnya banyak berubah dibandingkan tahun lalu. Dan itu banyak berubah, pada akhirnya, sepedanya. Saya pikir putaran dan cengkeraman yang kami (Yamaha) miliki di masa lalu jauh lebih baik,” kata Quartararo.

“Jadi tentu saja top speed dibandingkan dua tahun lalu, kami menang banyak. Tapi dalam hal kecepatan menikung, kami kalah. Jadi kami harus menganalisis dengan baik apa yang kami lakukan, terutama untuk masa depan,” sambung pembalap yang senegara dengan Zarco tersebut.

Di ujung masalah tersebut, baik Honda maupun Yamaha akan kasih paham di Le Mans hari Minggu (12/5-2024) nanti. Quartararo dengan M1-nya akan gunakan sasis baru. Di saat bersamaan, Zarco ungkap kalau baik pada dirinya pun pada kuda besi Hondanya itu belum ada sesuatu yang baru-baru banget besok. Kita tunggu aja deh bro, duo pembalap kesayangan pabrikan yang akan bertanding di kandangnya sendiri!

-XiuXiu-