nhk

MotoGP, Kiat Biasa Stefan Bradl

 

ManiakMotor – Bisa karena biasa yang dilakukan Stefan Bradl di MotoGP. Itu pepatah kuno turunan kakek-nenek ke ortu dan terus ke anak cucu sampai cicit. Artinya, seseorang akan punya kebisaan kalau dibiasakan melatih atau melakoninya. Kalau udah biasa tapi ndak bisa-bisa juga, ya geblek namanya. Nggak berbakat..!

 

Mungkin Bradl kurang mengerti dengan pepatah Indonesia, dia kan pembalap Jerman. Calon Rookie of the Year pembesut LCR Honda itu merasa sukses yang ia petik saat ini, tak lain karena serius belajar dan berlatih. Bukan berdalih alias ngeles kalau gagal. Ya, seperti pepatah itu.

Hasilnya ciamik. Tahun perdana di MotoGP dijalani juara Moto2 pada 2011 itu dengan kategori sukses. Ia nangkring ke-6 klasemen sementara dengan poin 84. Angkanya sama dengan pembalap tim pabrikan Ducati Nicky Hayden, dan unggul dua poin atas Valentino Rossi yang ‘doktornya’ MotoGP.

Dalam 10 laga musim ini, Bradl yang ngakunya tak bandel itu selalu finis di 10 Besar. Hanya di GP Belanda ia DNF. Finis terbaik, urutan 4, diraih di GP Italia. Dan, lihat kapasitasnya saat ini, bukan tak mungkin dalam 8 sisa laga ke depan ia bisa podium yang ia dan bapaknya, Helmut Bradl, impi-impikan.

Kiat Bradl biasa-biasa saja, yakni pakai prinsip bisa karena biasa. Padahal, di awal karirnya di MotoGP, ia sempat grogi, tidak nyaman, sulit tidur, dan sempat mau mundur merasa salah jalur ke MotoGP. “Saya ingat betul pertama turun di GP Malaysia. Saya tak kenal orang di sekitar tim. Kepala mekanik pun sangat ketat dan galak. Saya hampir tak betah,” cerita Bradl.

“Di tim itu tak ada orang Jerman,” tambah sang bapak, Helmut. Maklum, tim yang dimiliki mantan pembalap Luccio Cecchinello itu, isinya Italia. “Lama-lama terbiasa, sampai sekarang,” tegas Bradl yang ingin betul menggapai podium perdananya musim ini. Lebih cepat katanya lebih baik, misalnya di GP Indianapolis pada pertengahan bulan ini.

Danke, kalau begitu. Jerman itu, brurAndro

BERITA TERKAIT:
MotoGP Catalunya, Bradl Jadi Omongan
Di Yamaha Atau Ducati, The Doctor Tetap Berjudi
Stoner: Saya Tak Bakal Menyerah, Bro..!
Catatan MotoGP Sirkuit Teknikal, Termasuk Rossi Korbannya
Mati Kutu di Tikungan Corkscrew
Rossi Ke Yamaha…

 

 

 

BAGIKAN