Kocak! Yamaha M1 Susah Belok di MotoGP Spanyol 2024: Fabio Quartararo dan Alex Rins Alami Arm Pump!

Maniakmotor.com – Arm pump, penyakit khas yang udah sering diderita pembalap MotoGP. Maka, tak kaget kalau kini harus ada di duo pembalap pabrikan Jepang satu ini yang belakangan masih rungkad, Fabio Quartararo dan Alex Rins di tim Monster Yamaha. Kendala yang kini mereka alami dari kuda besi M1, ialah handling yang makin “berat”, sesuai judul, tiap belok pun mereka susah pula!.

Selama 25 lap di Sirkuit Jerez, MotoGP Spanyol (Minggu, 28 April 2024), baik Quartararo maupun Rins, sama-sama sulit sekali berbelok. Pada akhirnya, Quatararo harus berada di posisi ke-15 serta Rins unggul dua peringkat di depannya yakni ke-13.

“Saya tidak berhasil mendapatkan start yang sama seperti kemarin. Kami mempunyai masalah dengan cengkeraman belakang, dan kemudian motor menjadi sangat melelahkan secara fisik untuk dikendarai,” pungkas sang Juara Dunia 2021, Quartararo, dilansir dari Crash pada Minggu, 28 April 2024.

“Saya merasakan sakit di lengan saya karena saya mengerem terlalu keras, dan sepuluh lap terakhir saya tidak bisa mengerem lagi, jadi saya harus melambat,” keluhnya.

Sang pembalap bintang Yamaha tersebut juga ungkapkan kalau balap di Jerez kali ini adalah hal yang sulit ketika doi harus tunggangi M1. Dirinya dan tim merasakan kondisi hilang banyak hal pada grip belakang maupun tiap belokan.

Quartararo sendiri memang sudah alami arm pump sejak 2021 di sirkuit yang sama hingga akhirnya doi telah operasi. Sementara itu, Rins beberkan dirinya telah sakit lengan sejak pembuka di Qatar kemarin dan semakin parah di Jerez kini.

“Memulai dari posisi terakhir memang tidak mudah, namun saya dan tim melakukan start yang lebih baik dibandingkan kemarin. Saya berhasil pulihkan beberapa posisi, dan kemudian saya berada di belakang Fabio hampir sepanjang balapan,” ucap Rins.

Sementara itu, sang direktur tim Yamaha Monster, Massimo Meregalli tegaskan kalau hambatan yang dilalui kedua pembalapnya di Jerez hari ini adalah utamanya kesulitan memulai dari grid belakang. Doi juga akui bahwa Rins maupun Quartararo struggle dengan beban M1, terutama saat grip rendah di mana keduanya harus lebih capek secara fisik.

“Jelas masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk kami (tim), jadi sangat menyenangkan bahwa kami memiliki hari tes besok dan data sepanjang balapan di akhir pekan yang dapat kami manfaatkan dengan baik,”

“Kami punya banyak item baru untuk dicoba, tapi kami harus memprioritaskan komponen yang paling vital, yaitu aerodinamis, sasis yang diperbarui, dan beberapa pengaturan elektronik.” Tutup Meregalli dalam kesempatannya.

-XiuXiu-