nhk

Konferensi Pers GP Aragon 2017: Marquez Masih Sebut-Sebut Rossi, Klasemen Berasap

Jumpa pers Aragon 2017

ManiakMotor – Tadinya mungkin hanya ada enam pembalap yang diundang ke jumpa pers wajib di Aragon, Spanyol pada Kamis 21 September 2017. Berhubung Valentino Rossi muncul, jadilah 7 pembalap. TST-lah, ada tiga wajah yang terlihat tegang, walau mereka menyembunyikan dengan caranya sendiri. Yakni Marc Marquez (Repsol Honda), Andrea Dovizioso (Ducati) dan Maverick Vinales (Yamaha). Ketiganya bersaing ketat di klasemen, malah Marc dan Dovi punya angka sama 199. Vinales hanya tertinggal 16 angka.

Bukannya menyepelekan Alex Rins (Tim Suzuki Ecstar), Danilo Petrucci (Pramac Racing Octo) dan Xavier Simeon (Tasca Racing Scuderia Moto2) yang ikut di jumpa pers, tapi memang ketiganya  sungguh-sungguh mempertaruhkan pointnya. Di saat sama Rossi juga ada, dia akan coba membalap di Aragon dengan cidera kakinya.  TST juga, Rossi ketinggalan 46 angka. Sisa lima seri, berat buat Rossi yang datang ke Aragon masih dengan bantuan tongkat dan kakinya diperban.

Walau begitu dia masih disebut-sebut bisa ‘mengacaukan’ keadaan saat race. “Klasemen sedang berasap panas. Lima balapan ke depan diawali dengan point sama bersama Dovi dan Viñales sangat dekat. Di sisi lain Valentino telah kembali dan Dani tidak jauh dari kami,” kata Marquez yang diberi kesempatan bicara karena di klasemen dia yang memimpin berkat prestasi terakhir juara di Misano.

Marquez harus siap dari segi motor dan diri sendiri untuk lima seri sisa. Lebih penting lagi merebut point lengkap di Aragon yang sesi FP1-nya sudah dimulai Jumat 22 September ini. “Sebab Aragon sirkuit favorit. Tinggal atur situasi sepanjang akhir pekan. Berusaha menang pada raceday,” tambah Marquez.

Bicara seperti Marquez, tentu Dovizioso juga sanggup. Kan hanya bicara. Lagian dari tiga kontestan, Dovi-lah yang pertama bisa juara 4 kali dari 13 ronde lalu. Posisi Marquez hanya menyamai saat juara di Misano. “Di sirkuit tertentu tidak berharap kompetitif, tapi hasilnya malah juara. Bisa saja, terjadi di Aragon yang di masa lalu sulit di sini. Kami punya kuncian keseimbangan yang setelah diubah, hasilnya sangat baik sampai saat ini,” sebut Dovizioso yang kalimatnya banyak arti. Artinya, jangan dipandang sebelah mata dirinya, meski Dovi sangat tahu dua lawannya sangat kuat di Aragon.

Podo dengan  Vinales yang nggak mau kalah dengan Marquez. Dia tuan rumah pula. Baginya kalau balapan kering, dia akan jauh lebih hebat. Bila hujan, pasang konsentrasi lebih tinggi, jangan bikin kesalahan yang nggak berguna. “Point sangat dekat dan diprediksi akan berlangsung sampai akhir seri. Jika balapan kering M1 akan bekerja dengan sangat prima, termasuk di Aragon ini. Tipikal Aragon pas dengan karakterku, berarti wajib  memiliki akhir pekan gemilang,” imbuh Vinales dengan tatapan tanpa gentar pada dua lawannya.

Giliran Rossi bicara, katanya dia sudah lulus tes kesehatan dan layak ikut GP Aragon. Spontan dia  berniat untuk memberikan yang terbaik, “Saya perlu memahami motor MotoGP karena beda dengan R1 untuk percobaan di Misano. Di Misano masih muncul rasa sakit, tapi bisa ditahan. Tinggal diuji ulang pada Jumat saat FP1 apakah mungkin melaju pada tingkat yang baik? Lalu apa yang terjadi pada kaki sejak Jumat sampai Minggu? Tapi yakin dokter melakukan operasi dengan tepat. Awalnya diperkirakan baru bisa balap di Motegi, ternyata proses penyembuhannya cepat,” cerita Rossi sembari didengarkan dengan tekun yang hadir di jumpa pers. Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2017, Moto2, Moto3 2017

BAGIKAN