nhk

Kurcaci 11 Tahun Ikut Underbone 115 cc ARRC

 

ManiakMotor – Bocah 11 tahun menantang Hadi Wijaya, Denny Triyugo dan nama besar hebat Indonesia lain. Namanya, Kaito Toba.  Dari nama itu pasti orang Jepang. Tidak mungkin orang Gorontalo. Dia membalap di underbone 115 cc. Keterampilannya akan diuji di  Petronas Asia Road Racing Championship (PARRC) 13 Mei 2012 ini.

 

Toba yang bukan di Samosir ini, membela Pachie Yuzy Honda Racing (PYHR) dari Malaysia. PYHR  dimanajeri Shahrol Yuzy Ahmad. Itu lho, mantan pembalap pertama Asean yang bisa bermain penuh di GP250. Kelas ini sekarang sudah Moto2. “Sebenarnya kakaknya yang akan ikut PARRC. Tetapi, kakaknya tidak boleh meninggalkan All Japan Championship di kelas J-GP3 (Moto3) di Sirkuit Tsukuba. Ini event bersamaan dengan seri pembuka ARRC. Namun, keterampilan sama dengan kakaknya,” jamin Yuzy yang papanya keturunan Ponorogo, Jawa Timur itu.

Walah. Jangan mau pembalap macam Denny dan Hadi diasapi pembalap ingusan. Waspada, walau  seingusan dia, tetap dari Jepang. Ini negara lumbungnya pembalap dunia. Macam si Toba yang kalau diukur sekolah SD-nya baru kelas 6. Malah dari pengalamannya, Toba belum mengenal motor sport. Toba tidak menjelaskan kalau dia belajar pakai apa di negaranya.

Timnya Toba alias PHYR akan mendeteksi kemampuannya, terutama di seri perdana PARRC ini. Setelah itu, PHYR akan menganalisa, lanjut apa tidak ikut semua seri. Tetapi, dibawanya kurcaci ke PARRC ada maknanya. “Banyak tim dan pembalap Jepang  menilai, underbone sangat menarik dan unik. Di sisi lain, kelas ini sebagai dasar untuk pembalap muda seperti Toba. Selain itu, penyegaran kelas underbone yang hanya dikuasai Malaysia dan Indonesia. Siapa tahu ada negara-negara lain yang ikut terlibat di musim mendatang,” alasan Yuzy mengajak Toba.

Iya, tapi jangan permalukan yang tua-tua dong.


BERITA TERKAIT;
ARRC Minggu Ini, Munculnya Singa Arena
Yudhistira Ngebebek
Pembalap Malaysia Jajal IRS Sentul
Pembalap Bebek Jago Moto3

 

BAGIKAN