nhk

Launching Yamaha Mio Fino I Love Indonesia: Matik Batik Sulur

 


 

ManiakMotor – Basis Yamaha Fino itu retro. Bila ditambah dengan unsur etnik seperti edisi  Yamaha Mio Fino I Love Indonesia (YMFILI), hasilnya seperti di foto itu. Corak pada bodinya bermotif Sulur. Sulur bisa disebut juga teknik pewarnaan  kuno tetapi masih dipertahankan sampai kini.  Tentu saja berkembang sesuai teknologi seperti kerajinan batik di Jawa, juga ukiran-ukiran kraton. Nah, yang ini sebut saja Fino Matik Batik (FMB).

FMB dimunculkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)  bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2013.  Inilah produk spesial Indonesian art design yang unik, trendi dan fashionable bagi pria maupun wanita. Sesuai tagline Mio Fino, Fashionable Matic,” jelas Eko Prabowo, General Manager Marketing Communication and Community Development Yamaha Indonesia.

Warna yang dipilih semua bercorak Sulur yang dasarnya bergelombang atau bergulung-gulung. Sama dengan bodi Fino macam ombak bulat-bulat teratur, tepat dengan motif Sulur yang kalau tidak salah digunakan sejak 4 masehi di Jawa.  “Mio Fino I Love Indonesia diproduksi terbatas, ada 6.000 unit untuk didistribusikan ke seluruh nusantara,” jelas Dyonsios Beti selaku Vice President YIMM.

Beti bercerita jualannya di Waroeng Solo yang berlokasi di  Jl.Madrasah No.14, Kemang, Jakarta Selatan pada peluncuran FMB, 20 Mei 2013. Namanya memang warung yang nuansanya tempoe doeloe. Tetapi bila makan di situ, entalah masih harga warung atau? Yang penting masih ada kata Solo. Kota yang  sampai saat ini berhubungan dengan cerita etnik, getu loh. Nyambung dengan Yamaha Mio Fino I Love Indonesia. Eh, ngmong-ngomong harga warung atau harga toko tuh…

Tidak sembarangan, teknik Sulur diserahkan pada ahlinya. Asalnya dari desainer pakaian ternama. Namanya  Lenny Agustine yang karya-karyanya bernuansa etnik Indonesia, sementara project leadernya  cewek juga, namanya Novita Andre.

“Saya terinspirasi setelah melihat karya Lenny, maka diputuskan menuangkannya pada Mio Fino ini. Motif Sulur yang dipilih karena dinamis. Nggak bosan memandangnya di kala macet seperti Jakarta,” kata ibu ramah yang menangani proyek ini 10 bulan. Motif Sulur menggunakan sitem pengecatan free hand skect.

Spesifikasi mesin, sama saja dengan Mio Fino pendahulunya . Masih dilengkapi Automatic Headlight On (AHO), fuel meter, speedometer, front pocket, CVT engine dan tail light,  mesin 4-tak, SOHC, berpendingin kipas dan berkapasitas 113 cc. Mesinnya Fino punya torsi yang cepat ala matik Yamaha dan harga tetap atau Rp 13,6 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.

Nah, tiga warna Mio Fino Batik ini juga punya filosofi tinggi. Putih Kencana yang berasal dari air jernih buat kehidupan umat manusia.  Coklat Soga dari tanah negeri ini yang subur, lagi-lagi buat kemakmuran. Fino Hitam, diibaratakan Srikandi dari pesona langit malam. Makanya bagi yang kulitnya hitam, sampeyan tetap srikandi. Lho, nggak nyambung, brur! Nyambung dengan Sulur kok.

Apalagi telah disambung Achobule Putuari dari Dewan Syuro Fino Owners Indonesia (FOI). Katanya, langkah YIMM sudah seharusnya begitu, untuk memberi indentitas Fino yang dijual di Indonesia. “Ini kejutan, Fino punya identitas sendiri dengan etnik Sulur-nya. Di Asean, Fino juga punya identitas sendiri sesuai negara masing-masing,” jelas Acho yang bilang Fino di Indonesia memang dibeli orang-orang unik.

Macam kamu kan. Adit

MOTOR BARU LAIN:

Yamaha New Vixion 2013 Dan Vixion; Ini Sebabnya Dia Laku..!

Test Ride Piaggio Vespa LX150 3Vie, Ini Baru Scooter..!

Yamaha YZF R-250 R4; Terobosan Yamaha Mesin DOHC Di Indonesia

Motor Baru TVS, Matik Atawa Matic India Ala Indonesia


BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353