nhk

Liaran FU Standar Porting; Batank Vs Sakau, Rp 40 Juta Bo!

 

ManiakMotor – Sebenarnya portal ini nggak mau terlibat dan jadi saksi bali (balap liar) alias liaran. Berhubung yang taruhan di liaran ini ada Dwi Batank (Semarang) dan Niko Sakau (Kudus), tertarik juga memantaunya. Balap haram yang kurang elok, tapi bila diceritakan tetap menarik ini terjadi di kawasan Tawang Mas, Semarang, Jateng, 16 Januari malam.

Keduanya bertaruh dengan kelas yang mereka sebut FU Standart Porting, yang kelasnya hanya ada di taruhan liar. Iya mirip-mirip korek harian. Di drah bike, kelas ini memang sudah ramai duluan. Nah, ‘kawan’ dekat mengabarkan telah sukses digelar duel hebat Batank Vs Sakau. Tak lama berselang, muncul ucapan ‘congratulation 182’, itu pertanda Batank yang mencaplok Sakau.

Konon, nominal ‘tengahan’ tembus puluhan juta, kisaran Rp 40 juta. Itu sih,  seperti prediksi reporter, Batank yang memulai karier dari liaran memang punya mental liar-liaran. Nyatanya, sesuai dengan laporan ‘mata-mata’ bahwa Batank unggul dua bodi atau sekitar 3 meter.

Meskipun Batank masuk jajaran joki papan atas dengan kontrak oke, doi belum ingin lepas dari ‘hobi’ lama itu. Apapun portal ini tetap tidak merekomendasinya, apalagi tanpa dilengkapi piranti safety seperti pada foto yang burem dikirim langsung dari lokasi. Tapi kalau cerita seperti ini ya, gimana gitu, sampeyan juga ingin caritanya kan. Tapi, poretal ini tetap berharap Niko dan Batank kembali ke jalur yang resmi.

Kalaupun mau ambil hikmahnya adalah korekan FU standart porting tadi. Power tak terlalu gede, tapi butuh kecerdikan mekanik mensiasati. Seperti kata Swega dari RAT Motor Sport, Sidoarjo, Jatim, “Saya rasa kuncinya ada di rasio dan knalpot kemenangan Batank, karena tenaga nggak mungkin gede banget. Jadi optimalisasi ke lintasan lebih penting, kalo knalpot tetap andal FU lama. Itu lantaran  lekukan di ujung knalpotnya beda, lebih lurus, lebih losss.  Apalagi lehernya pakai yang imitasi, bahannya lebih tipis jadi diameter dalam knalpot lebih gede,” urainya.

Jangan ditiru ya, tapi kalau diam-diam nggak apa-apa, hehe. Ardel

 

 

 

BAGIKAN