Limitter di Nafas dan Sokbreker, Teddy Permana Pakai Teknik Sadar Usia, Finis ke-2 di Race 1 MP1 Motoprix Subang 2024!

    Maniakmotor.com – Kalau yang muda-muda, bisa gaspoll dari lap pertama. Beda sama Teddy Permana yang sudah dikasih limitter 14.000 RPM ke nafasnya, hehe.

    Maklum dong, pemilik toko balap Teddy Shop itu, saat ini sudah berusia 30 tahun. Tapi masih oke punya tuh, bisa konstan dari lap pertama hingga lap akhir sampai finis ke-2.

    Itupun Settingan sokbreker depan juga masih belum terlalu ketemu. Makanya seperti di gambar di atas lagi berkonsultasi dengan Ko Leon Chandra, Raceteh Performance tuh.

    Ngomong teknik bisa konstannya itu, juga sedikit dibocorkan Teddy Permana. Doi berkata bahwa cara bawanya berbeda dengan pembalap-pembalap muda.

    “Kalau mereka (yang muda) langsung ngepush dari lap pertama juga gak masalah. Sampai akhir perlombaan nafasnya masih ada. Lah kalau saya, tekad masih full, nafasnnya kosong, haha,” canda joki NART BOUTIQUE NAZWA Racing Team itu ketika ditemui usai Race 1.

    “Makanya saya dari awal konstan aja. Jangan buat kesalahan. Jaga ritme, yang penting enggak ketinggalan rombongan. Baru deh digas agak habis saat mau putaran terakhir,” ujar Teddy.

    Ngomong-ngomong untuk sokbreker Teddy Permana ada sikit masalah di bagian depannya. Dii mengaku sokbreker depan masih sulit diarahkan.

    “Rasanya ketinggian. Tadi sih kata ko Leon Coba di kurangi olinya Lima Mili. Besok deh kita coba. Tapi kalau belakang sih pakai Ohlins udah ketemu mas settingannya,” pungkas Teddy.

    RAIDER