nhk

M otoGP Brno 2016 Jelang: Sistem Radio F1 Ditentang, Usalan Instrumen Indikator, Tapi… Indikator

ManiakMotor – Seperti kita ketahui, rencana sistem komunikasi tim dengan pembalap meniru ala F1 sudah ditentang benerapa pembalap. Penentang terkeras datang dari Marc Marquez yang merasa tidak perlu. Karena, saat lomba, justru kecerdasan serta keputusan cepat dan tepat pembalap dituntut. Nah, kini usulan alternatif penyampaian pesan ke pembalap lewat instrumen indikator.

 

Pembicaraan tahap awal sudah berlangsung ketika di Jerman, tapi fokus lebih besar lebih kepada model F1. Menurut Direktur Teknis MotoGP Danny Aldridge, dalam pembicaraan itu diminta dibuat lebih kompleks. Ketika di Austria, sidang dilanjutkan dengan materi lebih mengerucut.

Tim-tim yang ikut dalam rapat menanyakan, apa jenis pesan mereka merasa  passing yang tepat buat pembalap saat balapan. Apakah informasi itu layak dan aman. Atau sebaliknya, bisa membahayakan joki. Terlebih jika pesan itu datang dari direktur perlombaan (Race Director) berisi pembalap melakukan jump start atau lomba dihentikan (bendera dikibarkan).

Intinya, pesan yang diterima pembmalap sebisa mungkin sanbgat sederhana. Semisal, di layar indikaro muncul ‘BOX’ tanda pembaklap mesti masuk pit untuk ganti ban. Atau mungkin pakai nomor untuk memberikan ide pengendara dari keuntungan atau kerugian selama lomba.

“Nanti akan ada batas jumlah dan karakter yang nongol di indikator,” tegas Aldridge. Pada dasarnya,  mereka akan bekerja dengan tim untuk melihat apa yang layak. Pokoknya, tidak banyak informasi diberikan ke pembalap. Jadi, setiap tim hanya memberi empat pesan per lap dengan tentanggang waktu berdasarkan bagian (section) dari sirkuit.

Ketika pertemuan di motogp Jerman, Rossi sangat setuju menggunakan kontak radio. Katanya, dengan papan sangat sulit membaca. ia mengambil contoh di Assen yang tidak jelas terbaca. Padahal, kru sudah menginformasi kalau saya ungggul 2 detik. Kalau itu terbaca, “Saya pasti akan mengurangi kecepatan dan menghindari kesalahan,” kenang Rossi.

Andrea Dovizioso setuju demi keselamatan. Karena, ada beberapa pesan yang teramat penting untuk mengingatkan pembalap. Utamanya, jumlah pesanan jangan terlalu banyak karena sulit membacanya dan konsentrasi terganggu. “Seperti putaran waktu, ada kecelakaan di depan dan lain sebagainya, tidak perlu,” tegas Dovi.

Beda lagi dengan MM. “Buat saya, salah satu yang terbaik dengan motor adalah Anda mempunyai tim di belakang itu. Pembalap harus membuat keputusan. Karena untuk itu, tim membayar kita,” sindir MM  yang sangat tidak setuju dengan model F1. Rezki

BACA JUGA

MotoGP Brno 2016 Jelang : Rossi Ingin M1 Lebih Cepat dari Austria

MotoGP Brno Ceko 2016 Jelang: Marquez, Bukan Sirkuit Favorit, Tapi Bahu Sudah Sembuh

MotoGP Ceko 2016 Jelang : Kata Rossi, Ia Bisa Mengungguli Marquez Asal…….

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

BAGIKAN