Marc Marquez Udah Tak Mau Setia Amat Kayak di Honda Dulu, Lebih Kompetitif Ingin Dilirik Pasar untuk Kontrak MotoGP 2025?

ManiakMotor.com – Tim pabrikan MotoGP yang kini telah heboh dengan kabar kontrak terbaru Yamaha dengan Fabio Quartararo dan Ducati dengan Pecco Bagnaia, semakin menyorot “akan di bawa kemana kah karir The Baby Alien?”.

Yap, sang juara dunia enam kali yang pernah setia selama 10 tahun dengan Honda dan kini bersama Gresini Ducati, dipertanyakan akan perpanjang kontrak dengan tim mana. Marquez mengklaim kali ini dirinya lebih kompetitif, alih-alih terlalu setia seperti dulu dengan Honda.

“Bagi saya, semua pintu (pabrikan) terbuka,” ucap Marquez dilansir dari Crash (Senin, 22 April 2024).

“Saya berharap pasar akan lebih bergairah. Jika kamu memang dasarnya cepat di trek, akan lebih banyak pintu yang terbuka. Jadi ini adalah target saya,” sambung doi dengan pede.

Pembalap asal Spanyol tersebut layaknya sudah optimis dengan kemampuan dirinya sendiri sehingga lebih menggantungkan diri dengan pasar. Biarlah pasar yang akan memilihnya, toh Marquez sudah merasa cukup pede “lebih cepat di trek balap”. Sebuah pencapaian optimisme yang mungkin tak doi dapatkan bila tahun lalu dirinya memilih tetap setia bersama Honda.

“Saya berada di posisi berbeda karena saya menikmatinya dan merasa kompetitif,” ujar dirinya.

Fokus utama Marquez adalah mengeliminasi tim atau pabrikan manapun selagi bisa menawarkan doi tunggangan kuda besi yang cepat. Banyak pandangan yang lebih setuju bila abangnya Alex Marquez ini, tetap menetap di Gresini setidaknya sampai kontrak 1 tahun berikutnya. Hal itu, karena dinilai sebagai keputusan yang realitis. Hmmmm, akankah itu benar adanya bila dibandingkan dengan tawaran menggiurkan yang mungkin saja muncul dari Aprilia ataupun KTM?

Tentu, kita tahu Aprilia punya Maverick Vinales yang sedang gacor-gacornya podium tertinggi di COTA kemarin. Pun KTM yang sedang jaya push anak emas mereka yang lagi-lagi podium juga, Pedro Acosta. Meski begitu, kemungkinan tetaplah sebuah kemungkinan.

Pada intinya, Marquez tak ingin mengulang nostalgia lama dirinya yang terlalu setiap tanpa rasional dengan Honda. Imbas dari hal itu, dirinya sendiri tampak perform “kesulitan” dengan motornya sendiri. Maka dari itu, bisa kita pahami lah ya, kalau akhirnya Marquez musim ini lebih bersikap pro-pasar dan ga terlalu idealis bin loyal?

-XiuXiu-