nhk

Marquez Dan Rossi, Tetap Pakai Rumus Pangkas Panjang Sirkuit Di MotoGP 2015

 

 

ManiakMotor – Perhatikan baik-baik cara-cara Marc Marquez dan Valentino Rossi mengambil tikungan, berbeda dengan pemain papan atas lainnya. Trik mereka sama dengan mempersingkat racing line yang sama dengan memperpendek panjang sirkuit.

Itu analisanya datang dari para ahli MotoGP yang berkantor di Repsol di Spanyol sana. Merek oli yang sudah dua decade dengan Honda di MotoGP itu membandingkannya dengan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang punya teknik berbeda. “Valentino saat masih di Honda dengan Repsol, rumus balapnya selalu mempersingkat jalur. Hal ini dipertajam lagi oleh Marc di era sekarang,” kata analisa di blog Repsol itu. Lho, Rossi sekarang tetap sama bos, makanya dia rajin memperttahankan ilmunya di arena di track.

Tapi ada benarnya bro. Bukankah Marquez adalah pengidola Rossi yang kemudian teknik-tekniknya dikembangkan oleh Marquez sendiri. Dan yang dimaksud Repsol tersebut adalah jika panjang sirkuit Losail, Qatar 5,3 km, jaraknya sudah tak seperti itu saat dijejaki oleh Marquez dan Rossi. Angka di belakang koma akan berkurang alias dipangkas panjang sirkuitnya. Karena masuk tikungan sudautnya sudah sangat tajam sampai ke jalur paling dalam.

Sementara seperti Lorenzo misalnya yang doyan mempertahankan kecepatan dengan cara menikung lebih melengkung. Terutama dalam sudut tikungan yang patah atau tajam, Lorenzo masih tetap punya jalur sendiri dengan membulat. Ya memang teknik Lorenzo punya keuntungan lain yang putaran mesinnya nggak banyak turun.

Toh Marquez dan Rossi punya trik sendiri untuk dapat mementum masuk tikungan dan keluar tikungan. Keduanya tetap dapat torsi mesin yang enak diangkat kembali setelah ditutup di dalam tikungan. Marquez misalnya masuk tikungan dengan pengereman paling dekat. Artinya dia sebentar saja menutup gas. Keluar tikungan pun buru-buru menegakan motor dan hanya badannya yang gelantungan. Cara itu gar motor sudah siap diberi gas dan ndak kelamaan tutup rpm.

Kalau Rossi beda lagi, ia masuk tikungannya tetap tajam tapi diawali merawat  rem persentasenya berurut yang halus. Itu bikin  putaran mesin masih bisa terjaga. Jadi saat membuka gas kembali, tenaga motor segera kembali kuat. Lagian Rossi punya kelebihan lain dengan racing line yang sangat rapi.  

Analisa Repsol itu sama dengan tutur kata Daryl Beattie. Mantan pemain GP500 itu memprediksi cara bermain Marquez dan Rossi masih sama dengan 2014. “Khususnya Rossi dia terkenal pekerja keras dan akan keras menemukan cara membawa sepeda motor yang efisien di sirkuit pada 2015. Sedang Marquez tetap dengan cirinya yang menggeser roda mempersingkat racing line,” jelas Bettie yang yakin keterampilan Marquez sudah banyak dipengaruhi dirt track.

Ya Rossi juga dong, kan keras berlatih di dirt track, hehe. Ito

BACA JUGA

MotoGP: Kawasaki Diminta Serius, Aegerter Testernya Januari 2015 Ini

MotoGP 2015: Mantan Mekanik Pedrosa Ke KTM, Tangani RC16 Bermesin V4 Pneumatic Valve Dan SSG

MotoGP 2015: Rossi Masih Sibuk Promosi Merchandise, Target Juara Tetap

MotoGP 2015: Ducati Masih Pakai GP14.3 Di Test Sepang 1, GP15 Masih Diracik

MotoGP 2015: Honda ‘Takut’ Stoner Pindah Ke Merek Lain, Hubungan Dijaga Sebagai Tester

 

 

 

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353