nhk

Matic Race Serang Banten 2013: Panen 380 Starter, Ada Foto Pembalap Cewek Tuh…!

 

ManiakMotor – Bentuk sirkuitnya, ya sirkuit buatan. Ah macamnya. Memang benar, aslinya buat lokasi area parkir stadion Maulana Yusuf-Ciceri,  Serang, Banten. Ini provinsinya si Atut. Nah di sana, Minggu 13 Oktober 2013, ada  Pertamina Enduro Comet BRT The Master of Matic Race 2013.

Sesuai laporan yang datang ke sana, acaranp gempita oleh penoton, peserta dan pantia. Ya, iyalah, starter saja ada 380. Mereka menekuk sirkuit yang panjangnya  1.100 meter dan 11 tikungan. “Sirkuit memang asyik buat matik. Nih sampai keringatan melanggang-lenggang di tikungan,” urai Arie Ocktane, kakaknya Sabrina Sameh yang memang rajin mendaftar balap matik, ya jadi peserta.

Menurut Arie, memang lintasannya sering digunakan untuk Motoprix Jawa di Banten, beberapa tikungan ada yang keriting. Tapi, “Itu justru tantangan untuk menyetel suspensi. Sokbreker saya bikin lebih cepat pantulannya. Rebound dikurangi, agar bisa menyesuaikan dengan jalanan bergelombang,” jelas Arie yang hanya ke-2 di kelas andalannya FFA 350 cc.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Telah semua jurus set-up matiknya dibeberkan tetap saja kalah dari Dany Keder yang memperkuat Mimaki  Vins’s Santika Titan Yamaha. “Kelebihan motor saya, kecepatannya rata sejak start sampai finish. Motor tak pernah kendur kekuatannya, stabil,” timpal Keder yang tak pernah keder dari nama besar Arie di FFA 350 cc. Gede juga kapasitasnya ya, hampir jadi moge tuh.

Tidak kalah seru teknik-teknik yang dilakukan Uya Kuya. Ntar, ntar, itu maah Jebakan Betmen. Yang ini Surya Uya Kuya, wah masih sodara, kalee. Si Kuya ini yang juara Matik 130 cc. “Caranya di sirkuit ini, harus main santai, jangan ngotot,“ kata Uya Kuya yang masih berumur 23 tahun asal Purwakarta, Jabar yang makin mengukuhkan sebagai jagoan 130 cc.

Beda lagi dengan Mariasan Kocek yang mungkin tutup mata saja, ia bisa hapal sirkuit Maulana Yusuf. Dia pembalap yang besar di situ, lokal hero. Masih ingat kan saat MotoPrix Jawa seri pertama di tempat yang sama, Maret lalu, Kocek merepotkan kontestan papan atas pembalap Jawa. Apalagi bermain matik yang tanpa pindah-pindah gigi, pasti dia tutup mata benaran.

Tapi kok si Kocek hanya ke-4 di Matik 130 cc Open. Ada apa, Cek? “Boleh saja saya punya nama di bebek. Tetapi di matic beda lagi cara bawannya. Rpm tidak boleh sembarang dibetot, harus teratur. Apalagi, desain beberapa tikungan di acara ini rada sulit dipantau ke tikungan berikutnya. Terutama di R6 menuju R7, nggak kelihatan di baliknya,” jelas Kocek yang membela Kawahara Racing Banten dengan nada lunglai.

Waduh kirain bisa tutup mata lu Cek.  Lomo

BACA JUGA

Hasil Matic Race Serang, Banten, 13 Oktober 2013

Matic Race 2013 Jelang Serang; Lomba 10 Kelas, Heboh 1 Kelas Wanita

 

BAGIKAN