nhk

Matik Race Subang, Cocoknya Sih Pembibitan

 

ManiakMotor – Para wanita ikut di  matik race, luwes memainkan motornya. Nalurinya, matik dicipta buat mereka. Jika dimainkan laki-laki, aneh jadinya. Ketimbang aneh-anehan, lebih wajar balap matik pancing membalap sejak dini. Bila di MP5 dan MP6 sampai 16  tahun, di matik malah bisa di bawahnya dan bertingkat. Kesempatan lagi, MP5 dan MP6 tanpa status kejurnas. Nah, tangkap dong… Gimane sih, katanya tahu balap… Becannnnda, bro…

 

Seri tiga The Master Of Matic Race Championship 2012, Minggu (24/6) di sirkuit  Gery Mang, Subang,  Jabar, malah tidak terlihat bibit baru. Yang ada muka-muka usang di dunia pasar senggol. “Jika ada batasan usia pemula, matik cocok memunculkan bakat baru. Karena di MotoPrix teralalu jauh, antara 16 tahun dan 11 tahun dalam satu kelas. Nah, di matik tempat pengelompokkan,” ungkap H. Oemar Ulama, tokoh otomotif dari Tanggerang Selatan yang hadir di Subang.

Fakta balap matik yang ramai hanya Jabar dan Jakarta, di luar itu, waw… Nah, harus dikembangkan yang dimulai dari pembagian umur. Kalau berharap pada kelas wanita, nanti lebih barabe. Penonton gak bakal nafsu datang, karena pembalapnya dibalut wearpack, saat balapan pun pakai helm. Tidak ada yang merangsang dari mereka?

Obyektif saja, balap matik hanya pelarian bagi pembalap yang sudah kehilangan taring. Jika dibiarkan, lambat laun ya begitu terus.  “Dari 8 kelas matik, tiga di antaranya untuk pemula. Di situ pun, juaranya bisa ditebak, pasti orang lama,” ungkap Arris Aditya yang enggan menurunkan anak didiknya di matik, lantaran persoalan tersebut.

Menurut Helmy Sungkar, di Eropa itu dominan balap moge, tapi kalau ada balap matik, tetap ramai. “Di Indonesia harus di setarakan seperti itu. Di sana matik hanya batu loncatan untuk pembalap yang memulai karier. Ya, harus coba diformat sebagai balap pembibitan sejak dini,” kata Helmy dari Trendypromo Mandira, penyelenggara balapan ini.  

Di arena garuk tanah juga ada kelas matik, yakni SE50. Di sinilah para bibit-bibit belajar mengenal balap motor. Nah, matik bisa ambil alih versi aspal. Bahkan lebih bervariasi sesuai umur dan kelasnya yang berjejer tadi.

“Bisa kok, banyak anak kelas 1 SMP mahir pakai matik. Postur mereka cukup, mengingat matik diperuntukan untuk cewek yang posturnya lebih kecil,” tutur Irvan Chupenk sembari membandingkan postur tubuh umur 12 tahun yang tidak jauh dengan peserta khusus wanita di Subang.

Misal matik 115 cc standar pemula diisi maksimal 12 tahun. Jenjang  130 cc standar pemula, bisa untuk maksimal 15 tahun. Sedang 150 cc tune-up pemula tidak dibatasi umur, itu memberikan kesempatan pemula di atas 15 tahun berlaga di situ. Tentu tanpa menghilangkn kelas yang ramai dan telah terbentuk sekarang. Ini hanya gagasan. Fungsi media kan, memberi ide, bos. Adit




BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi Balap Matic Subang, 23-24 Juni 2012
Matic Race Subang, QTT Sampai Pagi
Hei Pabrik.., Segera Ke Balap Matik..!
The Master of Matic Race, Sentul Kecil
QTT Matic Race Sentul Kecil


 

BAGIKAN