nhk

Menata Barang Bawaan Mudik Dengan Motor

ManiakMotor – Mengatur barang bawaan mudik dengan rapi, memengaruhi jumlah tas yang diangkut motor. Jika ada bagasi, ndak masalah.  Toh, tidak semua keburu pasang bagasi tmbahan, lagian muahal bro. Maka pengaturan barang di dalam tas atau ransel penentu kenyamanan berkendara. Juga penentu tidaknya sampai di kampung terkapar sakit bahu, pinggang dan lengan. Nah, itu tukang pijat yang dapat THR.  

Tentukan barang yang akan dibawa. Jangan seolah-olah pindah rumah kontrak dan kost, kecuali memang sengaja kabur, hehehe. Pilih barang yang nilai kegunaannya tinggi, jangan membawa barang yang tidak penting. Ingat, sampeyan dibatasi ruang dan bobot. Untuk menghemat space dalam tas, bisa tiru kaum backpacker. Mereka biasanya menggulung pakaian dan menyusunnya dalam ransel.

Penataan harus padat, agar tidak berubah dalam perjalanan. “Pisahkan barang bawaan yang diperlukan selama perjalanan, agar mudah dijangkau saat dibutuhkan. Bungkus ransel dengan plastik khusus, agar air hujan bisa ditahan,” wanti Anchobule Putuari dari Fino Owners Indonesia (FOI) yang sering bertualang di sekitar Jawa.

Bila solo ride, banyak tempat untuk barang. Misalnya diikat di jok belakang, rangka underbone dan dek skuter matik. Jika boncengan, tempat jadi terbatas. Silakan  menambahkan backrack yang bisa diikat dari baut behel. Hindari pakai kayu atau bambu panjang. Jangankan sampeyan sebagai pengendara, yang melihatnya saja sudah kesusahan. Jelas menganggu pengendara lain dan stabilitas motor sampeyan.

Jangan lupa diikat dengan kuat. Pengikatnya banyak dijual di toko variasi. Lalu tambahkan karet jaring. Barang berharga harus diisi pada tas yang menyatu dengan tubuh sendiri. Kalau bawa pacar, itu bukan barang walau doi nempel terus. Lanjut, hati-hati dalam perjalanan, semoga bisa salam-salaman dengan keluarga. Salam dari maniakmotor.com sampai di kampung tetap diklik. MMMudik, M

 

BAGIKAN