Mengapa Harga Tensioner Hidrolik Yamaha Lexi LX 155 Lebih Mahal?

Mesin LEXi LX 155 2024

Maniakmotor.com – Yamaha Lexi LX 155 telah menghadirkan inovasi dengan memperkenalkan tensioner hidrolik pada mesinnya. Tetapi, apakah penggunaan teknologi ini membuat harga part tersebut melonjak tinggi?

Dalam sistem tensioner hidrolik, tekanan oli mesin membantu mempertahankan ketegangan lidah keteng. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah penggunaan teknologi ini membuat harga part menjadi mahal?

Membandingkan harga tensioner hidrolik dengan tensioner konvensional pada Yamaha Lexi LX 155, perbedaannya cukup signifikan. Tensioner hidrolik lengkap dengan gasketnya dijual seharga Rp 199 ribu, sementara tensioner konvensional hanya Rp 161 ribu. Begitu juga dengan harga satu set tensioner, dimana tensioner hidrolik dijual seharga Rp 176 ribu, sedangkan tensioner konvensional hanya Rp 71 ribu.

Menurut Ferry Nurul Fajar, Technical & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), tensioner hidrolik berfungsi untuk menahan ketegangan keteng, dengan kinerja yang mirip dengan tensioner konvensional. Namun, tensioner hidrolik memerlukan tekanan dari oli mesin untuk berfungsi maksimal. Sebelum diisi dengan oli mesin, tensioner tidak akan memiliki tekanan yang cukup, sehingga masih dapat bergerak dengan mudah.

Sementara itu, tekanan oli mesin pada tensioner hidrolik berasal dari pompa oli. Ini menjelaskan mengapa tensioner hidrolik lebih mahal, karena membutuhkan teknologi tambahan dan ketergantungan pada sistem pelumasan mesin.

Meskipun harga tensioner hidrolik Yamaha Lexi LX 155 terbilang lebih mahal dibandingkan dengan tensioner konvensional, namun teknologi ini memberikan keunggulan dalam kinerja dan stabilitas ketegangan keteng. Sebagai pengguna, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan keunggulan teknologi yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membeli.