Menurut Rea, yang Tarkam Justru Pola Pikir Bautista! Sebut Mulut Ducati Tak Sopan

    Maniakmotor – Polemik senggolan di race 2 Magny Course, Prancis antara Alvaro Bautista dan Jonathan Rea terus berlanjut dan mulai berlarut. Pasalnya, kasus itu bahkan dibawa Alvaro Bautista hingga pengadilan tinggi FIM karena tak puas dengan keputusan juri WSBK.

    Melihat hal itu, tentu saja juara dunia 6 kali dari Irlandia tak terima. Jonathan Rea memberikan pernyataan balasan yang cukup nyelekit juga.

    Sebelumya, Bautista menyebut cara main Rea tak selevel di WSBK alias ‘tarkam’ yang artikelnya bisa dibaca di sini. Kalau Rea, justru menganggap pola pikir Bautista yang ‘tarkam’.

    Maksudnya, sampai menuduh bahwa dirinya ‘sengaja’ menjatuhkan Bautista adalah sesuatu yang menurutnya kocak. Apalagi di kejuaraan dunia seperti WSBK.

    “Saya kira pola pikir itu salah untuk seseorang pembalap yang datang di kejuaraan dunia (bukan tarkam). Saya menyesal mereka (Ducati) merasa seperti itu. Mungkin itu karena emosinya meroket atau aku defensif,” ujarnya.

    Saya tidak berpikir itu sangat cerdas bagi seseorang di tempat tinggi (bukan tarkam) untuk mengatakan itu disengaja. Manajemen balapan bisa saja menjatuhkan sanksi yang lebih berat: double, triple long lap, black flag, drive through. Tapi seperti yang saya bilang, itu tidak disengaja dan juri juga tahu itu,” sambungnya.

    Usai balapan, Jonathan Rea juga sudah menemui langsung Alvaro Bautista yang masih marah-marahnya.

    Di sana, Rea menjelaskan sudut pandangnya dan mencoba untuk mencairkan situasi yang memanas.

    Menurutnya Bautista mendengarkan, dan apa yang dijelaskannya juga dapat diterima juri yang ujug-ujug memberinya 1 kali long lap penalty. 

    “Saya menejelaskan ‘bukan seperti itu, saya tidak mengemudi seperti itu’. Saya pergi menemuinya dan meminta maaf. Saya memberinya sudut pandang saya dan mendengarkan pendapatnya,” katanya.

    “Tentu saya tidak bertanggung jawab atas persepsi orang. Setiap orang dapat memiliki pendapat mereka, tetapi Anda juga harus melihat sudut pandang saya. Aku menyesal mereka merasa seperti itu. Mungkin itu karena emosinya meroket atau aku defensif. Ini adalah balapan, kami mengemudi dengan sangat cepat… Sayang sekali mereka berpikir begitu,” pungkasnya dengan wajah menyesal dan sedih. 

    Ini juga belum selesai bro, masih lanjut dan keputusan dari FIM akan terus dapat udpate lagi.

    Mari kita lihat hasil aju banding dari Bautista. Raider

    BACA JUGA

    Arena Speed Shop Sabet Podium di Kelas Open dan Pemula Pada Kejurda Singkawang! Penasaran Racikan Mesinnya?